alexametrics

5 Taruna PIP Semarang yang Aniaya Juniornya hingga Tewas Dituntut 9 Tahun Penjara

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Lima taruna Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang menjalani sidang tuntutan. Mereka terjerat kasus pemukulan hingga mengakibatkan korban Zidan Muhammad Faza meninggal. Jaksa Kejari Kota Semarang Niam Firdaus menuntut lima terdakwa dengan hukuman tinggi.

“Menjatuhkan pidana pada terdakwa Caecar Richardo Bintang Samudra Tampubolon, Aris Riyanto, Andre Arsprilla Arief, Albert Jonathan Ompusungu, dan Budi Dharmawan dengan pidana masing-masing 9 tahun penjara,” ujarnya dalam sidang yang dipimpin Hakim Arkanu di Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Selasa (17/5/2022).

Dalam pertimbangannya, hal yang memberatkan karena akibat perbuatan ke lima korban mengakibatkan korban Zidan Muhammad Faza meninggal. Selain itu, menyebabkan korban Ardan Fauzi, dan Fathul Muin mengalami sakit di bagian perut karena pukulan dari para terdakwa.

Baca juga:  Umat Islam Kecam Sikap Presiden Perancis

Kemudian atas perbuatan terdakwa Caesar, terdakwa Aris, terdakwa Albert, terdakwa Andre, 14 korban mengalami sakit di bagian perut akibat pukulan dan ataupun tendangan.

“Sementara hal yang meringankan karena terdakwa belum pernah dihukum dan bersikap sopan di dalam persidangan,” imbuh Jaksa Niam.

Ia menambahkan, terdakwa terbukti melanggar Pasal 170 Ayat (2) ke-3 dan Pasal 170 Ayat (1). Terdakwa cukup bukti dipersalahkan karena secara terang-terangan dan tenaga bersama menggunakan kekerasan mengakibatkan orang meninggal dan luka-luka.

Atas tuntutan tersebut, penasihat hukum terdakwa bakal mengajukan pledoi atau pembelaan pada Kamis (19/5) nanti. Para terdakwa mengikuti sidang secara online di Lapas Kedungpane Semarang.

Untuk diketahui, lima terdakwa tersebut telah melakukan pemukulan terdakwa 15 orang taruna PIP Semarang pada 6 September 2021. Dari jumlah tersebut, satu korban meninggal. Sementara lainnya mengalami luka-luka.

Baca juga:  Rebutan Lahan Parkir Beromzet Rp 500 Ribu Per Hari, Dua Jukir Ditusuk Pisau Lipat

Kejadian tersebut dilakukan di Mes Indoraya. Berdasarkan keterangan terdakwa di persidangan, pemukulan tersebut merupakan tradisi pembinaan dari senior untuk junior. (ifa/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya