alexametrics

Pelaku Penusukan Pelajar SMP hingga Tewas Dibekuk di Sidoarjo

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Kasus pengeroyokan dan penusukan yang menewaskan pelajar SMP Zico Andriano Zedan, 15, Senin (2/5/2022) akhirnya terungkap.

Satreskrim Polrestabes Semarang langsung bergerak melakukan serangkaian penyelidikan. Hingga akhirnya, pelaku penusukan berinisial A berhasil diamankan, setelah dilakukan pengejaran hingga ke wilayah Jawa Timur.

“Iya, pelaku sudah diamankan, satu orang. Pelaku utama. Ditangkap di Sidoarjo,” kata sumber anggota kepolisian yang enggan disebutkan namanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (3/5/2022).

Namun, sumber ini tidak menjelaskan secara detail terkait penangkapan tersebut. Sementara, Foto wajah pelaku yang ditangkap juga beredar di sosial media WhatsApp (WA).

Terlihat pelaku, duduk di kursi roda, dan kakinya dibalut diduga luka tembak, diduga juga akibat perbuatanya melakukan perlawanan terhadap petugas ketika dilakukan penangkapan.

Baca juga:  Gagal Kabur, Dua Begal HP Babak Belur

Peristiwa penusukan diawali ketika korban keluar dari rumah kos yang dihuni keluarganya, Senin (2/5/2022) sekitar pukul 04.30. Korban kemudian nongkrong bersama dengan rekan-rekannya di tepi Jalan Kedungmundu, Tandang, Kecamatan Tembalang, Semarang.

Nah pas nongkrong, rombongan pelaku ini datang, ada sekitar lima orang naik kendaraan boncengan. Kendaraan satunya bertiga. Kemudian turun, adik saya ditusuk kena paha, sebelah kanan,” kata kakak korban, Nanda.

Nanda tak mengetahui secara persis terkait latar permasalahan tersebut. Bahkan, juga belum mengetahui pelakunya. Menurutnya, penusukan, korban langsung bersimbah darah. Bahkan, masih sempat kabur meninggalkan lokasi keributan, lari menuju rumahnya.

“Belum sampai rumah Ziko (korban) sudah tidak kuat, terkapar di lorong. Kemudian digotong sama tetangga, sampai samping rumah (kos), masih sempat bernafas,” jelasnya.

Baca juga:  Pemkot Semarang Target Pendapatan PBB Rp 577 Miliar

Nanda yang saat ini masih berada di dalam kamar, mendengar suara gaduh. Hingga kemudian keluar rumah, mendapati adiknya tergeletak dan bersimbah darah. Selanjutnya, Ziko dilarikan ke rumah sakit bersama tetangganya. Namun nyawa Ziko tidak terselamatkan sesaat berada di RSUD KRMT Wongsonegoro, Semarang.

Baca Juga: Pelajar SMP di Semarang Tewas Dikeroyok dan Ditusuk 

Setelah dilakukan kepentingan di RSUD KRMT Wongsonegoro, adiknya kemudian dimakamkan di daerah Sedayu, Kecamatan Genuk. Nanda menyebutkan, Ziko merupakan anak terakhir, dari tujuh bersaudara.

“Dia masih sekolah, kelas tiga SMP. Keluarga kos disini belum sampai satu bulan,” imbuhnya.

Terpisah, Kapolsek Tembalang Kompol R Arsady mengatakan kasus tersebut masih dalam penyelidikan, yang ditangani Satreskrim Polrestabes Semarang. Dari keterangan saksi, korban diduga dikeroyok dan dianiaya menggunakan senjata tajam.

Baca juga:  BPJamsostek Berikan Beasiswa untuk 1.864 Anak

Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Donny Lumbantoruan mengatakan pihak kelurga korban juga telah membuat pelaporan resmi di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang. Namun pihaknya belum bersedia membeberkan secara detail terkait kejadian ini.

“Kami periksa tujuh orang saksi. Masih kita dalami dan kejar pelakunya,” katanya. (mha/bas)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya