alexametrics

Pecatan TNI Bobol Toko iPhone

Panjat Tembok, Jebol Jendela Aksinya Terekam CCTV

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Seorang pecatan TNI diamankan aparat Polrestabes Semarang. Pelaku Brilian Rahmat Permadi, 27, kos di Jalan Sriwijaya. Ia harus berurusan dengan polisi setelah membobol toko iPhone iGadget Store Jalan Sriwijaya Semarang. Pelaku diringkus anggota Resmob Satuan Reskrim Polrestabes Semarang tanpa perlawanan di rumah kosnya, Selasa (5/4) lalu.

“Pelaku berhasil mencuri 4 unit handphone merek iPhone dan laptop merek Dell,” kata Wakaporestabes Semarang AKBP IGA Dwi Perbawa Nugraha di Mapolrestabes Semarang, Jumat (8/4).

NEKAT: Pecatan anggota TNI Brilian Rahmat Permadi saat gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
NEKAT: Pecatan anggota TNI Brilian Rahmat Permadi saat gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

IGA menjelaskan, aksi pelaku sempat terekam kamera CCTV. Pelaku beraksi sendirian sekitar pukul 03.26. Ia memanjat tembok sekat ruko menuju lantai dua. Setelah itu, pelaku mencongkel jendela lantai dua dengan menggunakan obeng.

Baca juga:  Momen Bahagia Tahanan Polrestabes Semarang Langsungkan Pernikahan di Kantor Polisi

“Setelah berhasil masuk di lantai 2, pelaku turun ke lantai 1, dan ke tempat service. Dia mengambil 4 unit iPhone dan 1 unit laptop,” bebernya.

Setelah berhasil melakukan aksinya, pelaku keluar toko melalui jalan yang sama. Kejadian itu baru diketahui keesokan harinya. “Kami melakukan penyelidikan setelah adanya pelaporan dari pemilik toko,” katanya.

Bermodal rekaman CCTV dan keterangan saksi, akhirnya pelaku berhasil ditangkap. Polisi juga berhasil mengamankan barang bukti hasil kejahatan pelaku.

Dikatakan, sebelumnya pelaku telah merencanakan aksinya. Keluar dari tempat kos, pelaku sudah membawa peralatan untuk melancarkan kejahatan. Namun demikian, pelaku berdalih melakukan aksinya secara spontan.

“Kalau yang ini spontan aja pas lewat. Saya baru dua kali melakukan ini. Di Semarang semua,” aku Brilian Rahmat Permadi.

Baca juga:  MAKI Adukan Dugaan Pungli Audit Eks PNPM

Diakuinya, melakukan hal tersebut lantaran terhimpit ekonomi setelah dikeluarkan dari kesatuannya di Bandung. Ia merantau di Kota Semarang dan belum mendapatkan pekerjaan.

“Datang ke Semarang tujuannya cari kerja. Tapi belum dapat sampai sekarang. Ya karena faktor ekonomi juga, akhirnya mencuri,” katanya. (mha/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya