alexametrics

Ingatkan Petugas Tak Kurangi Hak Napi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Kepala Kementerian Hukum dan HAM Jateng A Yuspahruddin mengingatkan para pegawai untuk memberikan hak warga binaan pemasyarakatan secara utuh. Mulai pemberian makan, layanan kesehatan, hingga memberikan pembinaan kemandirian.

“Harus diberikan utuh. Misalnya diberi daging 0,45 gram ya harus segitu. Pertanggungjawabannya di dunia akhirat ini. Makanya tidak boleh mengurangi makanan narapidana (napi),” ujarnya pada Jawa Pos Radar Semarang.

Diketahui, anggaran makan narapidana Rp 20 ribu per orang per hari. Anggaran ini harus tercukupi kandungan gizinya. Baik dari buah, sayur, daging, hingga snack.

Tak hanya hal itu, ia juga mengingatkan untuk tak luput memperhatikan kesehatan. Hal ini turut menjadi layanan prioritas.  Jika ada narapidana yang sakit segera tangani. Jika membutuhkan pengobatan di Rumah Sakit harus diberikan. “Ini juga layanan, harus diperhatikan betul,” tegasnya.

Baca juga:  Sudah Level 1, Warga Kelurahan Wonosari Tak Kendor Terapkan Prokes

Di Lapas Wanita Semarang, seorang napi harus dilarikan ke rumah sakit lantaran sakit. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk layanan kesehatan. “Kami pastikan yang bersangkutan ini sakit apa sehingga harus di bawa ke RS. Jika sudah begitu kita akan tahu langkah selanjutnya yang akan diambil,” kata Kristiana Hambawani.

Di sisi lain, Lapas Wanita Bulu maupun Lapas Semarang rutin menggelar senam untuk kebugaran dan meningkatkan kesehatan bagi warga binaan. Terutama di tengah pandemi ini. Bahkan, bagi napi yang lanjut usia (lansia) mendapat layanan posyandu secara rutin agar kesehatan mereka terkontrol. (ifa/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya