alexametrics

Lapas Kedungpane Over Kapasitas, 41 Napi Bandar Narkoba Dikirim ke Nusakambangan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Sebanyak 41 narapidana (napi) penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Kedungpane Semarang dipindahkan ke Lapas Kelas IIA Karanganyar Nusakambangan Cilacap. Puluhan napi yang dipindahkan tersebut merupakan napi kelas kakap alias bandar narkoba.

Pelaksanaan redistribusi atau pemindahan 41 napi narkoba ini dilakukan secara tiba-tiba pada Minggu (16/1) sekitar pukul 00.31. Sebelumnya, napi kasus narkoba ini diklasifikasikan dengan kategori bandar dan pengedar narkoba.

“Pelaksanaan redistribusi narapidana ini dilakukan menyusul tingkat hunian warga binaan di Lapas Semarang yang telah melewati batas kapasitas atau over kapasitas,” kata Kepala Lapas Semarang Supriyanto kepada Jawa Pos Radar Semarang Minggu (16/1) kemarin.

Supriyanto juga membeberkan, redistribusi 41 napi ini dilakukan untuk menindaklanjuti surat kepala Kanwil Kemenkumham Jateng dalam rangka pembinaan, keamanan, dan pengurangan over kapasitas di Lapas Kedungpane. Karena itu, perlu adanya penanganan.

Baca juga:  Langgar Hak Cipta Hologram Pita Cukai Rokok, Feybe Gugat PT Pura Rp 370 Miliar

“Kapasitas hunian sebenarnya 663 orang. Tapi per hari ini penghuni mencapai 1.706 orang yang terdiri atas napi dan tahanan. Hampir setiap hari Lapas Semarang menerima pengiriman tahanan dari aparat penegak hukum, rata-rata 5 sampai 10 orang,” bebernya.

Jumlah penghuni yang melebihi kapasitas ini dinilai tidak bagus untuk pengamanan di Lapas. Di Lapas Semarang, kekuatan regu jaga adalah 17 orang atau 1 banding 100 orang. Sehingga, satu petugas jaga harus mengawal sekitar 100 orang dan petugas harus menjaga 1.706 orang lebih.

“Pemindahan ini bertujuan untuk memutus mata rantai jaringan narkoba yang dilakukan narapidana. Dari jumlah 1.706 napi ini, ada sekitar 70 persen kasus narkoba. Jadi yang dipindahkan yang kasus besar, kelas kakap. Masih ada sebagian yang tinggal disitu,” katanya.

Baca juga:  Bermodus Kawal Teman Setor Uang, Sekuriti Toko Emas Rampok Rp 420 Juta

Redistribusi napi tersebut dibawa ke Lapas Karanganyar Nusakambangan dengan menggunakan bus besar. Proses pemindahan itu dilakukan dengan pengawalan yang cukup ketat dari petugas dan aparat kepolisian sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Informasinya yang diperoleh, sudah sampai lokasi sekitar pukul 14.00. Pertimbanganya, Lapas Karanganyar Nusakambangan Cilacap memiliki tingkat keamanan yang lebih tinggi,” pungkasnya. (mha/ifa/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya