alexametrics

Mayat dalam Plastik di Hutan Grobogan Ternyata Warga Tangsel, Diduga Korban Pembunuhan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Grobogan – Satreskrim Polres Grobogan akhirnya memperoleh titik terang terkait identitas mayat perempuan yang ditemukan di dalam kantong plastik hitam di hutan Dusun Besole, Desa Juworo, Geyer, Grobogan, (13/10/2021) lalu. Mayat itu, diketahui berinisial DS, 32, warga Kebunaren, Tangerang Selatan.

”Korban berinisial DS, warga Kebunaren, Tangerang Selatan (Tangsel) kelahiran Pemalang tahun 1989,” jelas Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Andryansyah Rithas Hasibuan kemarin.

Mayat itu ditemukan Rabu (13/10/2021) lalu sekitar pukul 09.30. Awalnya, warga yang melintas di lokasi itu, mencium bau busuk. Ternyata bersumber dari kantong plastik hitam di hutan. Kantong plastik itu, sudah berada di lokasi itu sejak beberapa hari lalu. Namun, warga mengira kantong plastik itu berisi sampah.

Baca juga:  Rebutan Lahan Parkir Beromzet Rp 500 Ribu Per Hari, Dua Jukir Ditusuk Pisau Lipat

Warga tak berani membuka dan memberi tahu perangkat desa. Lalu diteruskan kepada pihak kepolisian. Setelah dibuka, ternya mayat dalam kondisi yang sulit dikenali, karena bagian mukanya sudah membusuk. Posisi mayat dalam keadaan meringkuk dengan bagian tangan dan kaki terikat tali rafia. Mayat tersebut tanpa busana, tetapi tubuhnya ditutup kain.

Setelah Polres Grobogan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) , diduga kuat mayat di hutan Geyer itu merupakan korban pembunuhan. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa gelang perak. Namun, petugas masih harus memastikan lagi dengan menghadirkan pihak keluarga korban ke RSUD dr Soedjati Purwodadi untuk melihat.

Sehingga patut diduga mayat tersebut merupakan korban pembunuhan. Namun untuk hasil lebih jelasnya, kami tunggu hasil otopsi secara tertulis. Kemungkinan, minggu depan hasil tertulisnya sudah kami dapat,” imbuhnya.

(ks/int/lin/ful/JPR/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya