alexametrics

Gara-Gara Saling Pandang, Anggota Ormas Kena Bacok

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Agus Yulianto, 38, warga Sedompyong, Kelurahan Kemijen, Semarang Timur, terpaksa mendapat 40 jahitan di tubuhnya. Laki-laki anggota organisasi kemasyarakatan (Ormas) ini babak belur dibacok orang tak dikenal saat berkunjung ke tempat karaoke di kawasan Dargo, Semarang Timur.

“Korban mengalami luka bacok. Luka di punggung, ada 23 jahitan, di bahu pundak 4 jahitan dan lengan 13 jahitan,” kata Ketua Komando Inti Mahatidana Pemuda Pancasila Provinsi Jateng Alexander Joko Sulistyo kepada Jawa Pos Radar Semarang Rabu (15/9/2021).

Pembacokan yang terjadi Sabtu (12/9/2021) sekitar pukul 23.30 ini bermula saat korban bersama empat orang rekannya berada di dalam tempat karaoke, di Ruko Kawasan Dargo. Di lokasi ini, korban cekcok dengan salah satu dari enam orang tak dikenal yang ada di dalam tempat karaoke tersebut.

Baca juga:  Tenggak Dua Botol Tiner, Bunuh Diri Gagal

“Kejadian diawali adanya kesalahpahaman dengan salah satu pelaku. Saat itu korban akan masuk ke room karaoke, terjadi saling pandang. Mungkin saling singgung, kemudian terjadi cekcok,” bebernya.

Cekcok ini berhenti karena rekan korban dan beberapa orang dari kelompok pelaku saling melerai. Namun, salah satu pelaku yang saling pandang tidak terima. Pelaku kemudian mengambil senjata tajam dan langsung menyerang korban saat hendak masuk ke dalam room karaoke.

“Korban dibacok dan akhirnya terjadi perkelahian dengan enam orang tak dikenal ini. Mereka ada yang membawa celurit, pedang (samurai), dan (stik) baseball,” katanya.

Menurutnya, rombongan korban datang ke tempat tersebut dengan tujuan karaoke, hanya dengan tangan kosong. Meski begitu, perkelahian akhirnya berakhir setelah dilerai orang-orang di tempat karaoke tersebut. Korban pun dibawa ke Rumah Sakit (RS) Elisabeth Semarang guna mendapatkan perawatan medis.

Baca juga:  Warga Kelurahan Sawah Besar Antusias Ikut Vaksin Tanpa Disuruh

“Setelah dibawa ke rumah sakit, korban menjalani rawat jalan. Namun kondisinya masih sakit,” terangnya.

Merasa tidak terima, korban diantar rekan-rekannya, termasuk Alexander menuju Polrestabes Semarang membuat pelaporan Minggu (13/9/2021) sekitar pukul 03.00. Pelaporan tersebut telah diterima penyidik dan korban dimintai keterangan.

“Kami tetap satu komando untuk tidak melakukan tindakan balas dendam. Kami lebih memilih menyerahkan kejadian ini ke Polrestabes Semarang. Harapan kami, pelaporan ini ditindaklanjuti dengan cepat, karena sudah sampai empat hari ini pelaku belum tertangkap,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu rekan korban, Haryono mengaku mengalami luka di bagian telapak tangan dan jari akibat perkelahian ini. Pihaknya mengakui tidak ada yang kenal dengan rombongan enam pelaku tersebut.

Baca juga:  Pelaku Dikenal Posesif, Suami Bunuh Istri di Srinindito Semarang Diduga karena Cemburu

“Ketika Agus mau dibacok, saya tangkis, kena tangan saya. Lalu rebutan celuritnya. Kemudian datang lagi orang membawa pentungan, saya tangkis juga,” katanya.

Terpisah, Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKBP AKBP Donny Lumbantoruan mengatakan, masih akan melakukan pengecekan terkait pelaporan tersebut ke anggotanya. “Saya cek dulu. Nanti kami tindaklanjuti pelaporan itu,” katanya. (mha/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya