alexametrics

Komplotan Pengedar Uang Palsu Incar Pedagang Pasar

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Komplotan pengedar uang palsu diringkus Polsek Ngaliyan. Barang bukti yang berhasil diamankan uang palsu (upal) sebanyak Rp 12,2 juta.

“Ada tiga orang yang diamankan. Salah satunya perempuan. Mereka ini sindikat,” ungkap Kapolsek Ngaliyan, Kompol Christian Crishe Lolowang, di Mapolsek Ngaliyan kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (24/8/2021).

Tiga orang yang diamankan adalah Sri Lestari, 42, warga Kaligading, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal. Heru Kuswanto, 27, warga Bantir, Kecamatan Candiroto, Kabupaten Temanggung. Satunya bernama Didik Haryadhi, 64, warga Tlogosari Kulon, Kecamatan Pedurungan.

Pengungkapan kasus ini setelah kepolisian mendapat banyaknya keluhan dari masyarakat terkait peredaran upal ini. Setelah petugas melakukan serangkaian penyelidikan, mendapat ciri-ciri pelaku dan berhasil dilakukan penangkapan tersangka Sri Lestari.

Baca juga:  Arena Sabung Ayam di Kebun Bambu, Pesertanya Undangan

“Ditangannya kita dapat upal Rp 100 ribu lima lembar. Kemudian hasil kembalian dari belanjaannya ada Rp 290 ribu,” katanya.

Baca Juga: Jaksa Gadungan yang Dibekuk di Semarang Juga Punya Identitas Polri Palsu

Tersangka Sri Lestari berhasil ditangkap di Pasar Ngaliyan, Rabu, (28/7/2021). Perempuan ini berperan membelanjakan uang kepada pedagang. “Sasarannya pedagang pasar rakyat. Saat ditangkap ada bawaan belanjaan ikan, sayuran, daging,” bebernya.

Selanjutnya tersangka Sri Lestari langsung digelandang untuk dilakukan pemeriksaan dan di proses hukum. Hasil pengembangan, tersangka ini mendapat upal dengan cara beli dari tersangka Heru, yang merupakan tangan kanan tersangka Didik.

“Total yang disita upal Rp 12,2 juta. Dari pengakuan tersangka Didik, tersangka ini membeli dari seseorang di Jambi. Ini yang masih kita kejar,” katanya.

Baca juga:  Dinyatakan Positif Pada Swab Test Keempat, Keluarga Tegaskan Hendi Dalam Kondisi Baik

Pihaknya menambahkan, telah melakukan upaya pengembangan setelah pengungkapan dan Penangkapan tiga tersangka tersebut selama satu bulan ini. “Supaya mendapatkan adanya tersangka lain yang lebih besar, namun kita terkendala dengan informasi pendampingan,” pungkasnya. (mha/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya