alexametrics

Selundupkan Sabu dari Malaysia lewat Tanjung Emas

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Pelabuhan Tanjung Emas Semarang menjadi transit penyelundupan narkotika dari Malaysia oleh jaringan Madura, Jawa Timur. Tercatat, sudah dua kasus terungkap dengan barang bukti 4,4 ons dan 148,3 gram sabu-sabu.  Pengungkapan kasus tersebut dilakukan oleh aparat Polda Jateng, Rabu (4/8/2021) sekitar pukul 15.30.

Dalam pengungkapan itu, dua pelaku diamankan. Yakni, perempuan bernama Tosiah, dan pria bernama Tomin. Keduanya warga Kabupaten Bangkalan, Madura, yang berhasil diamankan di tepi Jalan Pakerengan, Tlangoh, Kecamatan Tanjungbumi Kabupaten Bangkalan, Kamis (5/8/2021) sekitar pukul 14.30.

“Barang bukti yang diamankan sebanyak 4,4 ons sabu. Barang itu kiriman paket dari Malaysia dengan tujuan Jawa Timur. Ini jaringan Internasional,” ungkap Dirresnarkoba Polda Jateng Kombes Pol Lutfi Martadian kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (10/8/2021).

Kasus ini terungkap bermula saat polisi mendapat informasi dari petugas Bea Cukai Kanwil Jateng dan DIJ. Petugas itu melaporkan adanya empat paket di PT JKS logistik Indonesia di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang yang mencurigakan. Salah satu paket tersebut berisi narkotika jenis sabu, yang disamarkan dengan tumpukan baju bekas serta perkakas alat rumah dan makanan ringan.

Baca juga:  Sembunyikan Sabu di Masker

“Modusnya dimasukkan ke dalam botol air mineral seolah-olah dikemas bahan kosmetik. Kemudian diselip-selipkan ke pakaian bekas,” bebernya.

Empat paket kargo itu tertulis alamat penerima dan pengirim barang ke Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Selanjutnya, tim  berkoordinasi dengan Bea Cukai dan Ditresnarkoba Polda Jatim untuk mem-back up pelaksanaan tugas Control Delivery sampai pada penerima paket di daerah Desa Sodin, Kecamatan Tanjungbumi, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Tim pun menuju ke kantor Ekspedisi KZ Kargo yang beralamat di Jalan Raya Gresik- Surabaya, dilanjutkan tugas control delivery ke Bangkalan, Madura.

“Setelah penerima menandatangani bukti tanda terima paket, dan menerima paket, petugas dari Polda Jateng bersama Polda Jatim melakukan penangkapan terhadap penerima paket sesuai resi yang dimaksud. Ada dua orang yang diamankan, laki-laki dan perempuan,” katanya.

Baca juga:  Renang Bidik Juara Umum ASEAN Para Games

Selanjutnya petugas gabungan melakukan penggeledahan rumah Tomin dan Tosiah. Hasil penyelidikan, paket berisi Narkotika tersebut dikirim oleh Mathori tak lain suami Tosiah yang berada di Malaysia. Selanjutnya, dua orang tersebut digelandang ke Polda Jatim untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Untuk penanganan, kita sudah koordinasi dengan pihak kejaksaan. Namun diarahkan penanganan perkara ini ke Polda Jawa Timur. Kemudian kita serahkan berkas perkara dan pelakunya,” jelasnya.

“Modusnya sama dengan tangkapan 1 kg beberapa waktu lalu. Kita akan bekerja sama dengan Bea Cukai supaya lebih diperketat, barang-barang dari Malaysia. Jangan sampai dengan lolos,” imbuhnya.

Sedangkan pengungkapan kasus satunya dilakukan olen BNNP Jawa Tengah, Sabtu, (31/7/2021) sekitar pukul 17.00. Pengungkapan ini, petugas berhasil mengamankan dua orang pelaku, bernama Madi, 42, dan anaknya R, 16, warga Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, Madura. “Dua orang ini bapak dan anak. Barang bukti yang diamankan narkotika jenis sabu dengan berat bruto 148,3 gram,” ungkap Kepala BNNP Jateng Kombes Purwo Cahyoko.

Baca juga:  Miris, Siswa SMK Dibekuk karena Jadi Kurir Narkoba

Pengungkapan kasus ini bekerja sama dengan BNNP Jawa Tengah dengan Bea Cukai. Lokasi awal temuan ini sama dengan yang diungkap Polda Jateng, di ekpedisi PT JKS Semarang, Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Barang haram tersebut juga merupakan kiriman dari Malaysia dengan tujuan Madura.

“Modusnya, sabu dimasukkan ke dalam botol body lotion, dan diselipkan di antara pakaian bekas yang dikirim dari Malaysia menuju Madura Jatim, dan sebelumnya transit melalui Pelabuhan Tanjung Emas Semarang,” katanya.

Dua pelaku diamankan saat melakukan pengambilan barang. Selanjutnya, keduanya digelandang ke Mapolda Jatim untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kasus ini sekarang ditangani oleh Polda Jatim. (mha/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya