alexametrics


Apartemen Tak Dibangun, Uang Diminta Kembali

Rekomendasi

Menarik

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Para kreditor dalam Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang Sementara (PKPUS) PT Abimanyuland Cahya Asia meminta uang pembelian apartemen dikembalikan. Salah satunya dr A Ferika Indrianto yang diwakili kuasa hukumnya Iput Prasetyo Wibowo.

“Tiga klien saya semuanya minta pembayaran atau pengembalian uang dari PT Abimanyu tanpa ada intrik dan janji-janji meski harus menempuh jalur pailit. Klien kami akan memperjuangkan haknya,” ujar Iput saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Semarang.

Keinginan tersebut disampaikan dalam Rapat Kreditor pertama yang dilaksanakan Rabu (9/6/2021) di Pengadilan Niaga (PN) Semarang. Dalam rapat tersebut, salah satu kreditor mengaku kesal dan marah lantaran pihak apartemen tidak memberi kejelasan, bahkan tidak merespon panggilan dari yang bersangkutan.

Pengurus PKPU Arief Agoeng Wiranata menyampaikan, para kreditor diminta segera menyerahkan dokumen tagihan untuk dilakukan verifikasi dan diperiksa dalam proses PKPU sesuai jadwal yang telah ditetapkan hakim pengawas. Selain itu, kepada debitor, Arief juga meminta kooperatif, jangan sampai ada dokumen yang dipalsukan karena bisa menjadi perbuatan pidana. “Harapannya debitor dapat menyelesaikan seluruh tagihan kreditor dalam proses PKPU yang berlangsung 45 hari ke depan,” tuturnya.

PKPU ini muncul menyusul tidak dibangunnya apartemen yang beralamat di Jalan Durian Raya Srondol Wetan Banyumanik. Iput mengatakan, kliennya membeli satu unit apartemen tipe studio. Ia telah membayar secara lunas sebesar Rp 200 juta pada 2016. Namun, bangunan tersebut tak kunjung dibuat. Pada akhirnya, ia menagih pada pengembang pada 2020. “Dijanjikan rampung dan bisa ditempati tahun 2019, tapi sampai saat ini tidak terbangun apapun,” katanya. (ifa/ton)

Tinggalkan Balasan

Terbaru

Populer