alexametrics

Korban Pembunuhan Hotel Royal Phoenix Sudah Sering Check In untuk ‘Praktik’

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Kasus pembunuhan menggemparkan warga Kota Semarang. Korbannya, Meliyanti, 24, warga Dusun Pasir Tanjung, Kelurahan Sidajaya, Kecamatan Cipunagara, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Perempuan yang bekerja sebagai pekerja seks komersial (PSK) itu diduga dibunuh oleh pria teman kencannya. Tragisnya, jenazah korban disembunyikan di dalam lemari pakaian di kamar 102 Hotel Royal Phoenix Jalan Sriwijaya, Wonodri, Semarang Selatan. Peristiwa ini terungkap Kamis (11/2/2021) sekitar pukul 11.00 kemarin.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang menyebutkan, kali pertama, jenazah korban ditemukan oleh dua petugas hotel, Suwarno dan Aditya. Saat itu, keduanya hendak membersihkan kamar 102 yang disewa korban. Saat berada di dalam kamar, keduanya tidak menaruh curiga, meski masih ada barang-barang milik korban yang berada di dalam kamar tersebut.

Baca juga:  Misteri Penemuan Mayat di Bawah Jembatan Tol Semarang-Solo, Tahun 2019 Ada Kejadian Serupa

“Ruangan kita beresi, kita bersihkan semua. Kemudian membuka lemari, ada pakaian-pakaian. Saat kita bersihkan, ada korban, posisinya ditekuk seperti huruf V gitu, kakinya di atas ditumpuki tas,” jelas petugas hotel, Suwarno kepada petugas, Kamis (11/2/2021).

Sumber koran ini menyebutkan, korban berada di hotel bersama seorang pria. Ia check in hotel sejak Selasa (2/2/2021) lalu. Seharusnya, korban check out hotel pada Rabu (10/2/2021).

“Terakhir melihat dia (korban, Red) Selasa (9/2/2021). Hari Rabu harusnya keluar. Dia sering perpanjangan waktu menginap. Kalau pesan makan biasanya pakai Gojek,” terangnya.

Petugas hotel itu mengaku sering melihat korban bersama pria. Saat akan dibuka,  pintu kamar masih dalam posisi terkunci.  “Yang sering keluar masuk kamar pacarnya. Kunci dibawa cowoknya,” katanya. Kejadian tersebut langsung dilaporkan ke pengelola hotel diteruskan ke petugas Polsek Semarang Selatan.

Baca juga:  Kronologi Penangkapan Empat Orang Mafia Bola Diduga Suap Pengaturan Skor Liga 3

Kapolsek Semarang Selatan Kompol Untung Kistopo tak menampik, korban adalah Pekerja Seks Komersial yang sering menyewa kamar hotel tersebut jika mendapatkan pria hidung belang.  “Jadi, korban itu PSK yang sengaja menyewa kamar hotel itu sebagai tempat praktik.  Ia selalu memperpanjang sewa kamar,” jelasnya. (mha/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya