alexametrics

Demi Membeli Tembakau Gorila, Pria Ini Rela Utang Pinjaman Online

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Ifan Aji Widodo, 24, rupanya sudah kecanduan narkoba. Bahkan untuk memenuhi hasratnya tersebut, ia rela ngutang di aplikasi pinjaman online untuk membeli narkoba jenis tembakau gorila.

Namun apes, perbuatan warga Klentengsari Raya, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang ini dalam mengonsumsi narkoba terendus anggota Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah. Alhasil, pemuda yang drop out kuliah ini pun diamankan Rabu (20/1/2021) lalu dengan barang bukti tembakau gorila seberat 7,5 gram.

Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah Brigjen Pol Benny Gunawan menjelaskan, pengungkapan kasus ini setelah tim gabungan BNNP Jateng bersama Bea Cukai Kanwil Jateng-DIJ mendapat informasi dari salah satu jasa pengiriman paket di kawasan Kecamatan Banyumanik.  Di kemasan paket itu tertulis ‘Kosmetik.’ Namun saat dibuka, ternyata berisi tembakau gorila.

Baca juga:  10 Siswa SMK Pelayaran di Semarang Ditangkap, Tampar Juniornya 140 Kali

“Paket dikirim dari Cibinong. Berisi tiga amplop masing-masing seberat 2,5 gram,” katanya saat pemusnahan narkotika di Kantor BNNP Jawa Tengah, Rabu (27/1/2021).

Selanjutnya, tim gabungan melakukan serangkaian penyidikan. Barang tersebut juga diantar ke alamat rumah pemesan sesuai yang tertulis di kemasan. Setelah barang diantar, dan diterima pelaku, petugas langsung melakukan penangkapan. “Pengakuan pelaku, sudah memesan dua kali dalam dua bulan terakhir ini. Dipesan melalui media sosial Instagram,” bebernya.

Ironisnya, untuk membeli tembakau gorila itu, pelaku pinjam uang di aplikasi akulaku.com. “Untuk paket terakhir, pelaku pinjam uang Rp 400 ribu,” katanya.

Sedangkan untuk membayar angsuran, pelaku minta uang kepada orangtuanya. “Dia minta uang kepada orangtuanya dengan alasan untuk keperluan sehari-hari. Padahal dipakai ngangsur, dan membeli tembakau gorila yang sering disebut sinte ini,” bebernya.

Baca juga:  Toko Kamera Focus Nusantara Semarang Dibobol, Penjaga Ditemukan Tewas Penuh Luka Tusuk

Dijelaskan, narkotika jenis baru ini mengandung senyawa sintetis MDMB-4en Pinaca. Tembakau gorila terdaftar sebagai narkotika golongan satu sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2020 tentang perubahan penggolongan narkotika. “Pelaku terancam hukuman minimal 5 tahun penjara,” katanya.

Sementara itu, narkotika yang dimusnahkan kemarin antara lain jenis sabu-sabu seberat 500 gram. Sabu-sabu ini hasil pengungkapan kasus di Solo Raya pada 11 Desember 2020 lalu. Sebanyak empat tersangka sudah ditangkap, salah satunya oknum anggota Polres Wonosobo. Barang bukti lainnya yang dimusnakan adalah ganja seberat 2 kg. Saat ini, petugas BNNP Jateng masih melakukan penyelidikan terkait kepemilikan barang bukti yang diungkap di Kendal akhir Desember 2020 lalu tersebut. (mha/aro)

Baca juga:  Pemudik Asal Banyumas Kecopetan di Kapal, Tabungan Bekerja Selama Dua Bulan Ludes

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya