alexametrics

Komplotan Pencuri Kabel Dibekuk

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Enam pelaku pencurian kabel di proyek Tambak Lorok PLTGU Blok III Jalan Coaster Kompleks Pelabuhan Tanjung Emas Semarang diringkus Unit Reskrim Polsek KPTE Polrestabes Semarang Senin (4/1/2020). Kabel yang dicuri merupakan jenis jumbo yang akan digunakan sebagai aliran listrik Jawa-Bali.

Keenam pelaku tersebut adalah Hendro Susilo, 35, warga Tambak Lorok; Dony Riyanto, 33, warga Margorejo Timur. Kemudian Reval Bayu Sakti, 18; Bagus Aditya Kurniawan, 23; dan Muhammad Bintang, 19; ketiganya merupakan warga Tambak Mulyo dan Rio Setiawan, 19 warga Depo Indah.

Kapolsek KPTE Polrestabes Semarang Kompol Johan Valentino mengatakan, pencurian dilakukan pada 20 Desember 2020 pukul 12.05 WIB. Peristiwa ini diketahui oleh Asisten Site Manager Indonesia Power Wahyu yang kemudian menghubungi kepala security. “Jadi waktu itu Wahyu menanyakan kepada kepala security apakah benar ada pencurian kabel di proyek Tambak Lorok Jalan Coaster PLTGU blok III, ternyata benar adanya pencurian kabel tersebut,” katanya. Total kerugian dari aksi ini ditaksir mencapai Rp 22,288 juta.

Baca juga:  25 PKL Liar di Unnes Dibongkar Paksa

Dari penyelidikan polisi, diketahui pelaku merupakan orang dalam. Mereka adalah pekerja pada proyek tersebut. “Kalau orang luar tidak mungkin karena untuk masuk ke kawasan itu harus melalui pemeriksaan yang ketat,” tambahnya.

Setiap pelaku memiliki peran sendiri-sendiri. Ada yang bertugas memotong kabel, kemudian ada yang membawa kabel. Agar tidak ketahuan, pelaku menyiapkan lakban warna hitam. “Setelah kabel itu dipotong maka kabel itu dilakban dengan lakban warna hitam, sehingga secara sepintas tidak kelihatan kalau kabel itu telah dipotong,” imbuhnya.

Kabel itu dibawa dengan cara memasukkan ke dalam truk pembawa air yang biasa menyemprot jalan. Kabel dimasukkan di sela-sela tandon air. “Sopir truk sendiri tidak mengetahui apa-apa, hanya diminta dengan paksa oleh pelaku untuk membawa barang hasil curian itu. Dia tidak mengetahui kalau barang itu hasil curian,” jelasnya.

Baca juga:  Empat Raperda Baru Lengkapi Produk Hukum Daerah

Di hadapan petugas, salah seorang pelaku Hendro Susilo mengaku pencurian ini baru kali pertama. “Memang rencananya kabel itu akan dijual, tetapi belum tahu mau dijual ke mana,” akunya. (hid/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya