alexametrics

Penangkapan Sindikat Upal Diwarnai Aksi Kejar-Kejaran

Rekomendasi

26 Napi Dipulangkan, Tapi Tak Boleh Keluar Rumah

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Sebanyak 26 narapidana Lembaga Kelas I A Semarang atau Lapas Kedungpane dipulangkan. Mereka mendapat bebas asimilasi...

Kenal Kurir Narkoba di Facebook, Awalnya Mengaku Ambil Bawang Putih

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Tersangka kurir narkoba M Ulin alias Cunong, 29 yang dibekuk Satresnarkoba Polrestabes Semarang mengakui mendapatkan barang...

BNNP Buru Bos Besar Pemasok Sabu Jaringan Oknum Polisi

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Ahmad Sofyan, 36, warga Bukit Cikasungka, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten digelandang ke Mako Badan Narkotika Nasional Provinsi...

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Penangkapan sindikat uang palsu (upal) oleh Satreskrim Kota Semarang memang cukup menggemparkan. Tersangka Yapto Sudibyo adalah pelaku kejahatan uang palsu kelas kakap. Ia menjadi buronan Mabes Polri terkait kasus yang sama.

“Pelaku Yapto merupakan salah satu DPO Bareskrim Mabes Polri. Ada laporan (LP) terkait uang palsu juga. Nanti kita akan koordinasi dengan Bareskrim terkait adanya LP tersebut,” ujarnya.

Hingga kemarin, pihak kepolisian terus mengembangkan pengungkapan kasus upal ini. Nantinya polisi akan mengundang saksi ahli untuk mengetahui uang yang diamankan sebagai barang bukti tersebut benar-benar palsu.

“Kita juga akan berkoordinasi dengan BI (Bank Indonesia). Kami sudah menggali apakah upal ini dimungkinkan akan digunakan untuk kegiatan politik? (money politics, Red) Mereka mengaku tidak ada. Ngakunya murni untuk di jual. Tidak ada kepentingan politik,” kata Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Auliansyah Lubis.

Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang Iptu Reza Arif Hadafi menambahkan, penangkapan pelaku diwarnai aksi kejar-kejaran oleh anggota Resmob Polrestabes Semarang di Jalan Raya Mranggen. Di dalam mobil, pelaku Yapto bersama Suripto ternyata pulang dari Banyuwangi.

“Dia ke Banyuwangi bawa uang palsu. Selama perjalanan itu, dia berhenti, beli rokok pakai uang palsu, dapat kembalian uang asli. Yapto ini aktor utama,” katanya. (mha/aro)

 

Tinggalkan Balasan

Terbaru

Saling Berbagi Bersama Anak

RADARSEMARANG.ID - Begitu divonis positif Covid-19, saya langsung memutuskan isolasi mandiri. Berarti dua kali saya menjalaninya. Yang pertama, 28 Maret...

Lainnya

Tersangka Sempat Mondar-Mandir Sebelum Membuang Jenazah Emy Listiyani di Jalan Pramuka

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Agus Subakit (AS), 36, pelaku pembunuhan Emy Listiyani, 26, warga Kampung Ngabean, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang,...

26 Napi Dipulangkan, Tapi Tak Boleh Keluar Rumah

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Sebanyak 26 narapidana Lembaga Kelas I A Semarang atau Lapas Kedungpane dipulangkan. Mereka mendapat bebas asimilasi...

Komplotan Begal Ini Diketuai Bocah 16 Tahun, Anggotanya Para Residivis

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Tiga begal jalanan digulung aparat Satreskrim Polrestabes Semarang. Selain itu, juga diamankan dua penadahnya. Tak tanggung-tanggung,...

Kenal Kurir Narkoba di Facebook, Awalnya Mengaku Ambil Bawang Putih

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Tersangka kurir narkoba M Ulin alias Cunong, 29 yang dibekuk Satresnarkoba Polrestabes Semarang mengakui mendapatkan barang...

Jemput Tahanan Nyambi Selundupkan Pil Koplo

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Sungguh ironis. Seorang oknum pegawai Tata Usaha (TU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Semarang tepergok menyelundupkan pil...

Dhea, Korban Pembunuhan di Hotel Bandungan Dikenal Ceria dan Tak Neko-Neko

RADARSEMARANG.ID, Demak - Kasus pembunuhan terhadap Dhea Fauzia Rahma, warga Dukuh Kalitekuk, Desa Ngaluran, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak masih...

Tenteng Clurit, Geng Remaja Resahkan Warga Tembalang

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Lima remaja laki-laki dan satu perempuan diamankan Unit Reskrim Polsek Tembalang. Komplotan geng ini diduga akan...

Penolak Jenazah Covid-19 Divonis Empat Bulan Penjara

RADARSEMARANG.ID, Ungaran - Tiga terdakwa penolak pemakaman jenazah pasien Covid-19 di tempat pemakaman umum (TPU) Siwakul, Ungaran Barat, divonis...

Tiga Hari Bebas Bersyarat, Kembali Ditangkap Edarkan Narkoba

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Fajar Christanto, 24, warga Banowati Tengah, Kelurahan Bulu Lor, Semarang Utara harus meringkuk kembali ke dalam...

Buron 10 Tahun, Pembobol BPD Sulselbar Rp 41 M Dibekuk di Angkringan

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Tim gabungan yang terdiri dari Intelijen Kejati Jawa Tengah, Intelijen Kejaksaan Agung RI bersama Eksekutor dan...

Usai Dipenjara, WNA Tersangka Penipuan Dideportasi

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Seorang warga negara Nigeria Ezeudu Mathias Igwebuike, 39, dideportasi. Ia sempat menjalani pidana penjara 6 tahun...

Remaja Pembawa Sajam Terancam 10 Tahun Penjara

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Remaja tanggung yang kedapatan membawa senjata tajam (sajam), KSR, 19, warga Kota Semarang tetap diproses hukum....

Menarik

Meningkatkan Minat Belajar Siswa dengan Metode Role Playing

RADARSEMARANG.ID, Role Playing atau bermain peran adalah mendramatisasikan cara bertingkah laku orang-orang tertentu dalam posisi yang membedakan peranan masing-masing...

Remaja Pembawa Sajam Terancam 10 Tahun Penjara

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Remaja tanggung yang kedapatan membawa senjata tajam (sajam), KSR, 19, warga Kota Semarang tetap diproses hukum....

Dengan Kata Kunci Memudahkan Peserta Didik Membuat Jurnal Umum

RADARSEMARANG.ID, PEMBELAJARAN akuntansi di SMA Negeri 1 Kradenan untuk semester satu adalah akuntansi perusahaan jasa. Di dalam siklus akuntansi...

Suami Tidak Jujur, Rumah Tangga Ajur

RADARSEMARANG.ID - Kejujuran menjadi landasan utama dalam membina rumah tangga. Tanpa kejujuran, bantera rumah tangga bisa ambyar. Ini seperti...

Selundupkan Rokok Ilegal Lewat Jalur Laut

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG–Kantor Wilayah (Kanwil) DJBC Jateng-DIJ kembali menyita ratusan ribu batang rokok ilegal. Penyitaan dilakukan di Tanjung Emas Semarang,...

Populer

Kelezatan Pecel Keong Mbak Toen Tersiar hingga Malaysia

RADARSEMARANG.ID – Berbicara tentang nasi pecel, mungkin sudah biasa di telinga kita. Tetapi apa jadinya jika nasi pecel yang...
%d blogger menyukai ini: