alexametrics

Setiap Bertemu Korban, Pelaku Pembunuhan di Hotel Bandungan Selalu Minta Uang

Baca Lainnya

Dukun Cabul Ternyata Melancarkan Aksinya di Beberapa Tempat

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Setelah mendapat mangsa, tersangka Sholeman alias Subur alias Eko, 39, warga Kota Semarang yang dikenal sebagai...

Bikin Geram, Ini Modus Dukun Cabul saat Melancarkan Aksinya

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Sholeman alias Subur alias Eko, 39, warga Kota Semarang memiliki berbagai modus yang dilakukan menggauli korbannya....

Bejat, Dukun Cabul Perdaya Sembilan Siswi

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Sungguh bejat perbuatan Sholeman alias Subur alias Eko, 39, warga Kota Semarang. Pria yang sudah menduda...

RADARSEMARANG.ID, Demak – Keluarga besar Dhea Fauzia Rahma, 17, korban pembunuhan,  menuntut  tersangka dihukum mati. Tersangka Dicky Ramandany, 19, warga Surabaya yang bertempat tinggal satu kampung dengan korban di Dukuh Kalitekuk, Desa Ngaluran, Kecamatan Karanganyar, Demak tersebut dinilai tidak memiliki rasa kemanusiaan. Ia tega membunuh Dhea hanya karena sakit hati.

Satu sisi keluarga bersyukur pihak kepolisian telah berhasil menangkap pelaku. Namun di sisi lain, keluarga justru bersedih terkait kenyataan tersebut. Apalagi pelaku tinggal satu kampung dengan korban.

Saat ditemui sebelumnya, ayah korban, Sugeng Prihadi, dengan tegas meminta aparat penegak hukum agar memberikan hukuman yang setimpal kepada pembunuh putrinya.“Keluarga minta pelaku dihukum setimpal,”ungkap Sugeng Prihadi, ayah korban saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang.

Saudaranya yang lain menimpali. “Mati ya ganti dihukum mati,”tegasnya.

Kepala Desa Ngaluran Kamil yang masih saudara dengan keluarga korban juga menyampaikan,  pascaditangkapnya tersangka Dicky, menyebabkan pihak keluarga terus bersedih mengingat kejadian pembunuhan terhadap Dhea.

“Pihak keluarga masih bersedih. Satu sisi senang pelaku dapat ditangkap. Tapi, di sisi yang lain rasane yo nggontok (marah) betul terhadap pelaku,”ujarnya.

Menurutnya, dengan adanya pengakuan dari tersangka yang merasa sakit hati saat diejek korban tersebut tidak bisa diterima akal sehat.

“Setiap mau ketemu, dia (pelaku) selalu minta uang Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu kepada Dhea. Lha terus duitnya siapa? Lha wong masih bocah (pelajar) otomatis ya tidak punya duit. Jadi, kaget dimintai uang seperti itu. Keluarga saja sama sekali tidak kenal siapa Dicky itu. Hanya sekitar dua mingguan saja,”kata Kamil.

Saat sekolah saja, lanjut Kamil, Dhea hanya diberi uang saku oleh orang tuanya paling banyak Rp 10 ribu. Itupun, tiap kali pulang sekolah uang jajan yang tersisa dikembalikan lagi atau dibelikan jajan untuk dimakan bersama di rumahnya. “Ini Dhea seperti dipalak oleh dia (pelaku). Kok kemudian sakit hati dari mana,”katanya heran.

Bahkan, kata Kamil, teman Dhea juga mengeluhkan perilaku Dicky yang demikian, dan menyarankan agar tidak bergaul dengan Dicky. Apalagi Dicky dikenal kerap mengancam. Seperti diketahui, tersangka yang asli Surabaya, baru sekitar satu tahun tinggal di Kampung Kalitekuk. Dhea juga baru kenal yang bersangkutan. Itupun karena Dhea kenal dengan anak yang punya rumah yang ditempati oleh Dicky.

“Yang jelas, keluarga menyerahkan proses hukum atas kasus ini ke aparat yang berwajib. Tuntutan hukumannya adalah hukuman mati,”katanya.

Menurutnya, tuntutan hukuman mati sudah sewajarnya dilakukan. Sebab, usia Dicky sekarang baru 19 tahun. Artinya, jika tidak dihukum mati, maka ada kemungkinan setelah bebas bisa dendam lagi. Apalagi, kata Kamil, motif penguasaan ekonomi terhadap sepeda motor dan handphone milik korban juga sudah terdeteksi sejak Kamis (12/11) sebelum adanya peristiwa tersebut.“Karena itu, dia (pelaku) sakit hati, sakit hati dari sisi yang mana?”tanya Kamil.

Menurutnya, pelaku juga tidak seharusnya punya sikap seperti memalak Dhea dengan meminta uang seperti itu. “Apalagi,  dia laki-laki,”tandasnya.

Kamil menambahkan, pihak keluarga selain masih berduka, kini masih disibukkan dengan kegiatan tahlilan atau doa selama tujuh hari atas kematian Dhea. (hib/aro/bas)

Tinggalkan Balasan

Lainnya

Dukun Cabul Ternyata Melancarkan Aksinya di Beberapa Tempat

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Setelah mendapat mangsa, tersangka Sholeman alias Subur alias Eko, 39, warga Kota Semarang yang dikenal sebagai...

Bikin Geram, Ini Modus Dukun Cabul saat Melancarkan Aksinya

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Sholeman alias Subur alias Eko, 39, warga Kota Semarang memiliki berbagai modus yang dilakukan menggauli korbannya....

Bejat, Dukun Cabul Perdaya Sembilan Siswi

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Sungguh bejat perbuatan Sholeman alias Subur alias Eko, 39, warga Kota Semarang. Pria yang sudah menduda...

Peninjauan Kembali Agnes Siane Ditolak Mahkamah Agung

RADARSEMARANG.ID - Kasus sengketa tanah atas Sertifikat Hak Milik (SHM)/15, di Jalan Tumpang Nomor 5, Gajahmungkur Semarang memasuki babak...

Mabuk, Dua Remaja Sikat Motor di Kos

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Dua remaja mabuk nekat mencuri motor. Sasarannya, motor yang tak dikunci setang. Namun apes, keduanya berhasil...

Tersangka Sempat Bermesraan di Kamar Kos

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Motif pembunuhan Emy Listiyani (EL), 26, warga Ngabean, Kelurahan/Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang akhirnya terungkap. Emy dibunuh...

Terbaru

Robot Bisa Ancam Akuntan

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Revolusi Industri 4.0 sangat berdampak pada bentuk dan proses bisnis. Salah satunya berkurangnya penggunaan sumber daya...

Mantan Pengawal Jenderal Soedirman Tak Percaya Rumahnya Direnovasi

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Suasana haru dan bahagia menyelimuti keluarga Kapten CPM (Purn) Sanjoto setelah rumahnya dibedah REI Jateng atas prakarsa Gubernur Jateng Ganjar Pranowo....

Merasa Diputus Sepihak, Driver Grab Wadul Dewan

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Puluhan driver Grab di Kota Semarang menggeruduk Gedung DPRD Kota Semarang, Kamis (26/11/2020). Mereka mengadu kepada wakil rakyat, karena merasa diputus...

Mulai Menabung untuk Anggaran Pemilihan Gubernur

RADARSEMARANG.ID, Berbagai daerah mulai mempersiapkan pemilihan gubernur jauh-jauh hari. Bahkan Jateng sudah mengusulkan pembentukan Perda Dana Cadangan Pilgub untuk menyiapkan anggaran pesta demokrasi tersebut....

Puluhan Petugas KPPS Kota Magelang Positif Covid-19

RADARSEMARANG.ID, Magelang - Puluhan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kota Magelang dinyatakan positif Covid-19, setelah hasil tes swab keluar pada 25 November....

Populer

Pemerintah Buka Lowongan Sejuta Guru PPPK, Gaji Rp 4,06 Juta

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA  – Pemerintah akan menambah jumlah guru di sekolah-sekolah negeri. Caranya, membuka rekrutmen guru kontrak berstatus pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Kuota...

Sabar atas Cobaan, Tafsir Surah Al-Baqoroh 153-157

“YĀ ayyuhallażīna āmanusta'īnụ biṣ-ṣabri waṣ-ṣalāh, innallāha ma'aṣ-ṣābirīn (Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar) (QS Al...

Jelajahi Kotamu dan Abadikan Momen Akhir Tahun 2020

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA – Liburan dalam kota menjadi salah satu aktivitas yang popularitasnya sedang naik daun saat ini. Dengan keterbatasan traveling ke luar negeri, banyak masyarakat...

Wanita Perlu Berkarir

RADARSEMARANG.ID, Wanita perlu berkarir. Itu bukan tabu. Setidaknya itu yang dijalani Anis Setyaningrum saat ini. Anis - sapaan akrabnya—mengatakan, jika era emansipasi wanita haruslah...

Bangga Menjadi Agen Koran

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Saat didatangi, Nuriyanto tengah sibuk menyiapkan laporan akhir bulan penjualan koran. Rumahnya di Jalan Gaharu Utara 74 A, Kelurahan Srondol Wetan...

Random

UNW-Radar Semarang Siap Bersinergi

RADARSEMARANG.ID, Ungaran - Universitas Ngudi Waluyo (UNW) siap bersinergi dengan Jawa Pos Radar Semarang  untuk meningkatkan mutu pendidikan. Rektor UNW Prof Dr Subyantoro M Hum...

Bekali Cara Menulis dan Foto yang Baik

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG - Pelatihan Jurnalistik Pelajar di Sekolah Menegah Pertama Negeri (SMPN) 41 Semarang kerja sama Jawa Pos Radar Semarang, merupakan kesempatan berharga siswa...

Terjaring Razia Masker, Ngaku Bukan ASN

RADARSEMARANG.ID, Ungaran - Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kebupaten (Pemkab) Semarang terjaring operasi masker. Lucunya, pelanggar tersebut mengaku bukan ASN. Padahal jelas-jelas berpakaian...

Batasi Jam Operasional, Semua Pasar Tradisional Dipalang Bambu

RADARSEMARANG.ID, Demak - Persebaran virus covid-19 di wilayah Demak dari klaster pasar tradisional makin meluas. Mengatasi masalah ini, Pemkab Demak melalui Gugus Tugas Covid-19...

Musim Kemarau Jateng Diprediksi Bulan Mei

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Musim penghujan segera berakhir. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Semarang memprediksi seluruh Jateng pada umumnya akan memasuki musim...
%d blogger menyukai ini: