alexametrics

Pelaku Pembunuhan Siswi SMA di Hotel Bandungan Bekerja Serabutan, Kadang Jualan Cimol

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Ungaran – Kurang dari 24 jam setelah mayat Dhea Fauzia ditemukan, Satuan Resmob Polres Semarang berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan tersebut. Pelaku ditangkap di Surabaya. Pelaku kabur usai menjual handphone dan sepada motor milik korban di Demak.

Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Ongkoseno Sukahar mengatakan, pelaku berinisial D, berusia 21 tahun. Pelaku bukan asli warga Demak, tapi dititipkan kerabat yang tinggal tak jauh dari rumah korban di Dukuh Kalitekuk RT 4 RW 1, Desa Ngaluran, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak.

“Betul sudah kami amankan terduga pelaku. Dari KTP-nya asal Surabaya. Tetangga bisa jadi. Masih terus kami selidiki,” ungkapnya ketika dihubungi Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (17/11/2020).

Baca juga:  Tuntutan Guru Cabul Terlalu Rendah, Warga Geruduk Kantor PN

Ongkoseno menjelaskan, pelaku bekerja serabutan. Kadang berjualan cimol. Ia juga mengatakan motif pembunuhan masih dalam penyidikan. Hubungan pelaku dengan korban pun pihak kepolisian masih dalam penyidikan. Kabarnya, pelaku teman dekat korban. Polisi masih terus melakukan pendalaman, termasuk latar belakang pelaku. Dugaan sementara kepolisian pelaku memiliki motif menguasai harta milik korban.

“Kemarin kami berhasil melacak sepeda motor dan handphone korban yang sempat dijual pelaku. Lebih lanjut besok ya mbak,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang siswi salah satu SMA di Demak ditemukan tewas terlentang di kamar nomor J-1 Hotel Frieda, Jalan Raya Bandungan-Lemah Abang Km 2.5 Jimbaran, Bandungan, Kabupaten Semarang. Korban diketahui bernama Dhea Fauzia, warga Ngaluran RT 04 RW 01 Desa Ngaluran, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak. Saat ditemukan, korban tertutup selimut dan masih mengenakan seragam pramuka lengkap.

Baca juga:  Usaha Bangkrut, Cinta pun Kukut

Kasat Reskrim Polres Semarang Ongkoseno Grandiarso Sukahar menjelaskan, penemuan mayat perempuan ini berawal dari kecurigaan karyawan hotel mengecek sepeda motor yang terparkir ternyata kurang satu sesuai dengan jumlah kamar yang disewa pada Sabtu (14/11/2020) sekitar pukul 18.00. Selanjutnya pada Minggu (15/11/2020) pukul 10.00, karyawan melapor kalau tamu di J-1 belum check out dari kamar. Sekitar pukul 12.00, karyawan menghubungi Polsek Bandungan untuk melakukan pengecekan.

Setelah anggota Polsek Bandungan datang, jendela kamar J-1 dibuka dan terlihat jenazah korban.  “Wanita inisial DF usia kurang lebih 17 tahun, masih sekolah. Dugaan kami ini ada unsur pembunuhan, karena kami mengacu pada pemeriksaan tim Puskesmas Jimbaran. Ada bekas bekapan pada wajah korban,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (16/11/2020). (ria/aro/bas)

Baca juga:  Rela Rogoh Kocek Rp25 Juta, Pelanggan Selebgram TE dari Kalangan Atas

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya