alexametrics

Keluarga Korban Menyayangkan Pihak Hotel yang Menerima Tamu Berseragam Sekolah

Rekomendasi

ABG Digilir Pacar dan 5 Temannya dari Sore sampai Subuh

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Perbuatan Teguh, 23, dan lima temannya sungguh biadab. Warga Kendal itu, tega menggilir pacarnya sendiri yang...

Pelaku Pembunuhan Membuat Skenario Seolah Korban Meninggal karena Kecelakaan

  RADARSEMARANG.ID, Batang - Cemburu lihat chat istrinya, Dedi Kurniawan, 25, menjadi gelap mata. Ia nekat menganiaya istrinya hingga tewas....

Sadis! Hanya karena Cemburu Lihat Chat, Suami Tega Bunuh Istri

RADARSEMARANG.ID, Batang - Dedi Kurniawan, 25, nekat menganiaya istrinya hingga tewas. Korban RY, 22, tewas di kamar kosnya. Kejadian bermula...

RADARSEMARANG.ID, Demak – Kasus pembunuhan terhadap Dhea Fauzia Rahma, warga Dukuh Kalitekuk, Desa Ngaluran, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak hingga kemarin masih membuat shock pihak keluarga. Suasana berkabung menyelimuti keluarga pasangan suami istri (pasutri) Sugeng Prihadi dan Istiqomah tersebut.

Saat Jawa Pos Radar Semarang berkunjung ke rumah korban kemarin, dua orang warga sedang sibuk menyiapkan perlengkapan tenda yang dipasang di depan rumah untuk acara tahlilan selama tujuh hari Dhea. Sedangkan, di dalam ruang tamu rumah  tampak ayah- ibu dan keluarga Dhea. Sesekali ibu Dhea menangis lantaran selalu teringat anak kesayangannya tersebut. Keluarga ini dikarunia tiga orang anak.

Tidak ada firasat yang berarti menjelang kepergian Dhea. Pihak keluarga pada Sabtu (14/11/2020) pagi hanya tahu Dhea berangkat sekolah dengan mengenakan seragam pramuka. Selebihnya, ada kabar tentang kejadian yang menimpa Dhea.

Teman sekolah Dhea, Nurul Mia, menuturkan, Dhea merupakan anak yang baik. “Saya satu kelas dengannya. Yaitu, kelas 12 jurusan IPA 3. Anaknya tidak neko-neko. Anaknya aktif di kegiatan pramuka,” kata Nurul.

Ia bertemu kali terakhir dengan Dhea  di sekolah pada Kamis (12/11/2020) lalu. Tidak disangka, pertemuan tersebut adalah yang terakhir kali. Yang Nurul paling ingat tentang Dhea adalah saat rekreasi bersama ke Jepara.“Anaknya ceria banget. Curhat soal pemandangan alam yang indah,” ujarnya.

Guru-guru Dhea juga menyampaikan bahwa Dhea merupakan anak yang baik dan kerap ikut kegiatan pramuka di sekolah. Namun karena sudah kelas tiga (kelas 12), ia tidak lagi aktif di kegiatan pramuka. Kebetulan Sabtu, semua siswa jadwalnya memang berseragam pramuka. Dhea dinilai sebagai korban atas peristiwa tersebut.

Senada disampaikan Samadi, warga setempat. “Dhea anaknya baik dan ramah. Ia aktif ikut kegiatan ikatan remaja masjid (Irmas),”katanya.

Karena itu, sepeninggal Dhea, banyak teman-temannya  ikut menangis lantaran bersedih serta  terkejut dengan kejadian tersebut.

Kepala Desa Ngaluran Kamil yang masih saudara dekat menyampaikan, Dhea adalah sosok yang rajin membantu orang tua. Anaknya baik, cekatan, dan mudah bergaul dengan teman-temannya.

“Jumat malam Sabtu (13/11/2020), Dhea masih membantu ibunya ngantar snack ke rumah saya. Kebetulan, di rumah saya kan ada kumpulan (rapat),”katanya. Biasanya, jika ada kegiatan, snack dan katering pesan di Istiqomah, ibu korban dan barang diantar oleh korban.

Sebagai keluarga sekaligus kades, ia merasa prihatin dengan kejadian yang menimpa Dhea. Dhea adalah anak yang baik. Namun, ia justru menjadi korban tindak pembunuhan pelaku yang informasinya telah tertangkap aparat kepolisian di Surabaya tersebut.

“Kita sangat menyayangkan pihak hotel yang menerima anak berseragam sekolah. Mestinya, bisa dicegah. Kita tahunya Dhea sudah menjadi korban pembunuhan seperti ini,” katanya menyesalkan.

Kamil menuturkan, secara kronologis, ia mendapati informasi dari pihak kepolisian sekitar pukul 15.00 pada Minggu (15/11/2020) sore. “Disampaikan bahwa ada warga saya yang terlibat dalam pembunuhan di Bandungan, Kabupaten Semarang. Setelah dilihatkan KTP dan fotonya ternyata masih keponakan saya,” kata Kamil.

Ia bersama pihak keluarga langsung ke RS Bhayangkara Semarang untuk proses otopsi jenazah Dhea. Pemulasaran jenazah selesai pukul 24.00 Minggu malam. Pukul 01.00 malam jenazah sampai di rumah keluarga dan dimakamkan Senin (16/11/2020) pagi pukul 09.00.

Dalam perkembangannya, Kamil telah memperoleh informasi Selasa (17/11/2020), bahwa tersangka pembunuhan  telah tertangkap pihak kepolisian di Surabaya. Pelaku diduga masih warga Desa Ngaluran sendiri. Sekampung dengan rumah Dhea (korban).

Rumahnya hanya berjarak sekitar 300 meter. Habis membunuh korbannya, pelaku  yang bernama Diki ini langsung melarikan diri ke Surabaya. Pelaku asli Surabaya, tetapi tinggal di Desa Ngaluran bersama keluarga Mat-Aspuriah. Istilah orang kampung, Diki dititipkan orang tua aslinya untuk sementara ikut bertempat tinggal di rumah Mat-Aspuriah tersebut.

“Pelaku bertempat tinggal di rumah Pak Mat-Bu Aspuriah. Kebetulan, sebelumnya Pak Mat kenal dengan orang tua Diki saat kerja di Surabaya. Kalau tidak salah. Diki semula di pondokkan di Ngaluran. Tapi, tidak tahan lalu pilih tinggal di rumah Pak Mat tersebut.  Nah, kemudian, yang kita tahu,  Dhea (korban) ini berteman dengan anak Bu Aspuriah sebagai teman sekolah. Kemungkinan pelaku kenal Dhea ya dari situ,”bebernya.

Informasi yang diterima Kamil, pelaku tega membunuh Dhea lantaran ingin menguasai sepeda motor Honda Beat dan handphone (HP) milik korban. Sebelum keduanya (pelaku dan korban) berangkat ke Bandungan, Kabupaten Semarang, motor dan HP Dhea sempat dititipkan atau dijual kepada seseorang di Demak. Dugaan itu dikuatkan bahwa sebelum kejadian, tepatnya sekitar Jumat (13/11/2020), pelaku sudah berani menawarkan sepeda motor korban untuk dijual.

“Informasinya, setelah motor Dhea dijual itu, kemudian pelaku mengajak Dhea pergi dengan naik sepeda motor Yamaha Fixion putih. Sesampainya di hotel di Bandungan, justru pelaku pakai KTP Dhea untuk check in. Sedangkan, posisi Dhea saat itu berada di parkiran hotel. Jadi, Dhea diduga telah diperdaya pelaku. Karena ada perlawanan dari Dhea, sehingga  Dhea menjadi korban pembunuhan itu,”katanya.

Meski demikian, kata Kamil, pihak keluarga hingga kemarin masih menunggu kepastian dari pihak kepolisian yang menangani kasus tersebut. (hib/aro/bas)

Tinggalkan Balasan

Terbaru

Cerita Penyintas COVID-19, Tetap Jalankan Protokol Kesehatan

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA - Pertengahan Agustus lalu, Icha Atmadi beserta suami dan ayahnya dinyatakan positif COVID-19. Ayahnya mengalami gejala COVID-19 yang...

Reydha Pulpy Mayo, Terinspirasi Najwa Shihab

RADARSEMARANG.ID, Menjadi presenter televisi, menjadi cita-cita Reydha Pulpy Mayo sejak kecil. Gadis kelahiran Semarang, 5 Februari 1997 ini mengaku terinspirasi dari host Najwa...

Penghargaan Jadi Motivasi untuk Berinovasi

RADARSEMARANG.ID, Pemkab Demak baru saja meraih juara 1 pada pengelolaan sistem pengaduan pelayanan publik. Penghargaan tingkat nasional tersebut menjadi pelecut bagi jajaran organisasi perangkat...

Terciduk Main Belakang, John Dori Dicerai Istri

RADARSEMARANG.ID, Bekerja adalah cara Lady Sandi untuk membantu suami mencukupi kebutuhan keluarga. Banting tulang dari pagi hingga petang ia lakukan untuk membantu John Dori,...

ABG Digilir Pacar dan 5 Temannya dari Sore sampai Subuh

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Perbuatan Teguh, 23, dan lima temannya sungguh biadab. Warga Kendal itu, tega menggilir pacarnya sendiri yang masih di bawah umur. Ironisnya...

Menarik

ABG Digilir Pacar dan 5 Temannya dari Sore sampai Subuh

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Perbuatan Teguh, 23, dan lima temannya sungguh biadab. Warga Kendal itu, tega menggilir pacarnya sendiri yang...

Pelaku Pembunuhan Membuat Skenario Seolah Korban Meninggal karena Kecelakaan

  RADARSEMARANG.ID, Batang - Cemburu lihat chat istrinya, Dedi Kurniawan, 25, menjadi gelap mata. Ia nekat menganiaya istrinya hingga tewas....

Sadis! Hanya karena Cemburu Lihat Chat, Suami Tega Bunuh Istri

RADARSEMARANG.ID, Batang - Dedi Kurniawan, 25, nekat menganiaya istrinya hingga tewas. Korban RY, 22, tewas di kamar kosnya. Kejadian bermula...

Penangkapan Sindikat Upal Diwarnai Aksi Kejar-Kejaran

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Penangkapan sindikat uang palsu (upal) oleh Satreskrim Kota Semarang memang cukup menggemparkan. Tersangka Yapto Sudibyo adalah...

Sindikat Ini Cetak Upal Miliaran Rupiah, Seminggu Untung Rp 40 Juta

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Praktik pembuatan uang palsu (upal) dibongkar anggota Satreskrim Polrestabes Semarang. Sindikat kejahatan ini telah beroperasi selama...

Lainnya

Niatnya Cari Uang, Malah Menghamili Istri Orang

RADARSEMARANG.ID, Hubungan jarak jauh memang tak mudah. Banyak cobaan dan pikiran jahat yang menghantui. Firasat buruk terus dirasakan oleh...

Menghilangkan Belajar Masa Pandemi dengan Short Movie

RADARSEMARANG.ID, DI masa pandemi yang saat ini masih booming membuat banyak perubahan disegala bidang tidak terkecuali dalam dunia pendidikan....

Koperasi Bidan Dapat Pajero

RADARSEMARANG.ID, Temanggung - Bank Jateng Cabang Temanggung kembali menyerahkan hadiah Tabungan Bima periode I tahun 2020. Dalam undian kali...

Pengembangan Karakter Anak Usia Dini melalui Pembelajaran Model Parenting

RADARSEMARANG.ID, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sangat penting dilakukan. Sebab, merupakan dasar bagi pembentukan kepribadian manusia seutuhnya, yaitu ditandai...

Pentingnya Pendidikan Karakter

RADARSEMARANG.ID, PENDIDIKAN karakter adalah pendidikan budi pekerti yang melibatkan aspek pengetahuan (cognitive), perasaan (feeling), dan tindakan (action). Menurut Thomas...

Pembelajaran Media Grafis dengan Pemanfaatan Daur Ulang

RADARSEMARANG.ID, Secara fitrah manusia merupakan makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna, memiliki kecerdasan lebih tinggi daripada makhluk-makhluk lainnya. Manusia...

Populer

Pemerintah Buka Lowongan Sejuta Guru PPPK, Gaji Rp 4,06 Juta

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA  – Pemerintah akan menambah jumlah guru di sekolah-sekolah negeri. Caranya, membuka rekrutmen guru kontrak berstatus pegawai pemerintah...

Sabar atas Cobaan, Tafsir Surah Al-Baqoroh 153-157

“YĀ ayyuhallażīna āmanusta'īnụ biṣ-ṣabri waṣ-ṣalāh, innallāha ma'aṣ-ṣābirīn (Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar) (QS Al...

Jelajahi Kotamu dan Abadikan Momen Akhir Tahun 2020

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA – Liburan dalam kota menjadi salah satu aktivitas yang popularitasnya sedang naik daun saat ini. Dengan keterbatasan traveling ke luar negeri, banyak masyarakat...

Wanita Perlu Berkarir

RADARSEMARANG.ID, Wanita perlu berkarir. Itu bukan tabu. Setidaknya itu yang dijalani Anis Setyaningrum saat ini. Anis - sapaan akrabnya—mengatakan, jika era emansipasi wanita haruslah...

Bangga Menjadi Agen Koran

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Saat didatangi, Nuriyanto tengah sibuk menyiapkan laporan akhir bulan penjualan koran. Rumahnya di Jalan Gaharu Utara 74 A, Kelurahan Srondol Wetan...
%d blogger menyukai ini: