alexametrics

Bejat! Predator Anak di Demak ‘Memangsa’ Korban

Baca Lainnya

Peninjauan Kembali Agnes Siane Ditolak Mahkamah Agung

RADARSEMARANG.ID - Kasus sengketa tanah atas Sertifikat Hak Milik (SHM)/15, di Jalan Tumpang Nomor 5, Gajahmungkur Semarang memasuki babak...

Mabuk, Dua Remaja Sikat Motor di Kos

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Dua remaja mabuk nekat mencuri motor. Sasarannya, motor yang tak dikunci setang. Namun apes, keduanya berhasil...

Tersangka Sempat Bermesraan di Kamar Kos

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Motif pembunuhan Emy Listiyani (EL), 26, warga Ngabean, Kelurahan/Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang akhirnya terungkap. Emy dibunuh...

RADARSEMARANG.ID, Demak – Pelaku pedofilia atau gangguan seksual terhadap anak-anak di bawah umur ditangkap aparat Satreskrim Polres Demak.  Tersangka berinisial CY, 47, warga Batursari, Mranggen, Demak. Setidaknya, ada lima anak yang dilaporkan menjadi korban predator ini. Para korban rata-rata masih tetangga tersangka. Salah satu korban kemarin diantar kedua orangtuanya melaporkan kejadian yang dialami ke Polres Demak.

Kapolres Demak AKBP Andhika Bayu Adhittama melalui Kasatreskrim AKP Muhammad Fachrur Rozi mengatakan, kasus pedofil tersebut kini sedang ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Modus tersangka adalah dengan cara memanggil korban, kemudian dipangku, lalu dilakukan pencabulan dengan jari tangan.

Usai melakukan aksinya, tersangka memberikan jajanan kepada para korban. Jajanan  diberikan diduga sebagai upaya pengalihan atas apa yang telah dilakukan terhadap korban. Kasus ini terungkap setelah salah satu korban menceritakan kejadian itu ke orang tuanya. Korban mengaku telah dicabuli seperti diceboki. Tersangka diduga mengalami kelainan seksual, lantaran hingga usia 47 tahun belum menikah.

“Tersangka sudah ditangkap di rumahnya dan dilakukan penahanan. Kami telah melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait kasus pedofil ini,”ujar Kasatreskrim AKP Muhammad Fachrur Rozi kepada Jawa Pos Radar Semarang di kantornya, kemarin.

Menurut Fachrur Rozi, korban predator anak ini, baik anak perempuan maupun laki-laki. Para korban tetangga tersangka. Saat kasus ini terungkap, tersangka nyaris diamuk warga. Beruntung, petugas segera datang dan mengamankan tersangka untuk diproses hukum lebih lanjut.

“Kronologinya, pada Selasa (28/9/2020) sekitar pukul 13.00 lalu dilaporkan telah terjadi dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur. Laporan yang kita terima, setidaknya ada lima anak yang sudah menjadi korban,”katanya.

Kasatreskrim menyampaikan, kejadian itu terungkap ketika NH, 29, ibu kandung salah satu korban mendapat cerita dari anaknya yang menjadi korban pelecehan seksual oleh CY. Kejadiannya 3 Oktober lalu sekitar pukul 20.00. Saat itu, NH tidak sengaja memberikan edukasi seks atau pemahaman tentang pendidikan seksual sejak dini kepada anaknya itu. Saat itulah, tiba-tiba anak NH mengungkapkan suatu kejadian yang pernah dialami sebelumnya. NH terkejut dan menanyakan beberapa kali kepada anaknya itu. Jawabannya sama, CY sebagai pelaku pelecehan seksual. Putri NH juga menunjukkan bagian alat vitalnya yang pernah dipegang CY.

“Menurut keterangan yang kita peroleh, kejadiannya saat anak-anak sedang bermain sayur-sayuran. Ketika bermain selesai, korban pulang, tiba-tiba dipanggil tersangka CY. Saat itu, korban dipangku dan langsung digerayangi,”katanya.

Sebagai orang tua, NH merasa yakin dengan cerita anaknya itu setelah beberapa kali menanyainya dan jawabannya tetap sama. Tidak terima dengan kejadian itu, NH langsung melaporkan dugaan pelecehan seksual terhadap anaknya itu ke Polres Demak. “Pelecehan seksual dilakukan dengan jari tangan,”kata Fachrur Rozi.

Akibat pencabulan itu, alat vital korban sempat mengalami lecet-lecet. Itu diketahui setelah dilakukan visum terhadap korban. Saat ditemui di Unit PPA Polres Demak kemarin, NH meminta tersangka diberikan hukuman setimpal. Kejadian itu betul-betul membuat NH shock.

“Saya itu kan biasanya kalau malam mau tidur menyempatkan diri memberikan pemahaman sex education (pendidikan seksual) pada anak saya ini. Di tengah menyampaikan edukasi itu, anak saya tiba-tiba bercerita jika pernah dilecehkan oleh Pak CY tadi. Saya tanyain beberapa kali, jawabannya tetap sama,”kata NH kepada koran ini didampingi suami dan Direktur LBH Demak Raya, Haryanto.

Mendapati cerita anaknya itu, NH kemudian berkonsultasi ke LBH Demak Raya agar dilakukan pendampingan terkait kasus yang menimpa anaknya tersebut. “Setahu saya, selain anak saya, ada anak lainnya yang mengalami hal yang sama. Setidaknya ada 6 anak. Semua tetangga saya dan tetangga pelaku sendiri,”ujar NH.

Menurut NH, sehari-hari CY membaur dengan masyarakat lainnya. Meski demikian, sejak lama NH sebagai perempuan memiliki feeling yang berbeda terkait perilaku tetangganya. Ia merasa ada yang aneh. Misalnya, saat ibu-ibu senam bersama, CY justru mendekat dan menonton ibu-ibu sedang senam.

“Padahal, bapak-bapak lainnya menyingkir, tapi dia (CY) malah mendekat dan menonton ibu-ibu dengan tatapan mata agak gimana gitu. Melihat itu, saya pun tidak jadi ikut senam,”ceritanya.

Setahu NH, pelaku CY hingga kini belum menikah. Padahal sudah berusia  47 tahun. “Yang jelas, terkait masalah ini, kita tuntut secara hukum, sehingga hak anak saya terpenuhi dengan adanya perlindungan dan kepastian hukum,”kata NH.

Atas perbuatannya, tersangka akan dijerat pasal 82 ayat 1 jo pasal 76 E UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Ancaman pidana terhadap tersangka 15 tahun penjara.

Tersangka CY, warga Desa Batursari, Kecamatan Mranggen, Demak  kini mendekam di sel tahanan Mapolres Demak. Ia menjalani serangkaian pemeriksaan terkait dugaan tindak pidana pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.

CY mengatakan, korban yang diduga dilecehkan seksual tersebut tercatat masih tetangganya sendiri. “Tonggo kulo piyambak. Kulo emek-emek tapi mboten sampe mletet,”katanya kepada koran ini saat ditemui di sela pemeriksaan di Mapolres Demak, kemarin.

Dia mengaku, beberapa anak yang dilecehkan terdorong nafsu seksual yang tinggi.

Ia mengaku, hingga usia 47 sekarang belum menikah. “Kulo dereng gadah bojo. Dereng nate nikah,”ungkapnya dengan nada lirih.

Mengapa sasarannya anak kecil?  “Lha pripun jenenge lha nafsu. Kulo emek-emek mawon,”katanya.

Pelecehana seksual terhadap anak-anak itu dilakukan ketika para korban sedang bermain bersama di jalan depan rumah mereka.

“Kalau ketemu kulo emek emek. Rasane biasa mawon. Korbane kulo wonten limo. Wedok karo lanang. Cuma, sing lanang niku kulo cuma nasehati. Lha anak lanang niku nakal kok. Kulo menyesal,”ungkap CY mengakhiri pembicaraan. (hib/aro/bas)

 

Lainnya

Peninjauan Kembali Agnes Siane Ditolak Mahkamah Agung

RADARSEMARANG.ID - Kasus sengketa tanah atas Sertifikat Hak Milik (SHM)/15, di Jalan Tumpang Nomor 5, Gajahmungkur Semarang memasuki babak...

Mabuk, Dua Remaja Sikat Motor di Kos

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Dua remaja mabuk nekat mencuri motor. Sasarannya, motor yang tak dikunci setang. Namun apes, keduanya berhasil...

Tersangka Sempat Bermesraan di Kamar Kos

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Motif pembunuhan Emy Listiyani (EL), 26, warga Ngabean, Kelurahan/Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang akhirnya terungkap. Emy dibunuh...

Ternyata Ini Motif Agus Subakit hingga Tega Menghabisi Nyawa Emy Listiyani

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Motif kasus pembunuhan Emy Listiyani, 26, warga Ngabean, Kecamatan Gunungpati Kota Semarang akhirnya terungkap. Rupanya, pelaku...

Pelaku Pembunuhan Pernah Check In di Hotel yang Sama dengan Wanita Lain

RADARSEMARANG.ID, Ungaran – Kasus pembunuhan siswi SMA di Hotel Bandungan terus menunjukkan perkembangan fakta-fakta baru. Kasatreskrim Polres Semarang AKP Onkoseno...

Setiap Bertemu Korban, Pelaku Pembunuhan di Hotel Bandungan Selalu Minta Uang

RADARSEMARANG.ID, Demak - Keluarga besar Dhea Fauzia Rahma, 17, korban pembunuhan,  menuntut  tersangka dihukum mati. Tersangka Dicky Ramandany, 19,...

Terbaru

Para Ahli Pastikan Vaksin yang Digunakan Aman dan Efektif

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA-Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan pernyataan dan terus menerus menekankan bahwa dalam hal penyediaan vaksin COVID-19, harus dipastikan...

Simpan Piala Anugerah Jawa Pos Radar Semarang di Lemari Kaca

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Piala Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2020 yang baru saja diterima Habib Luthfi dari Jawa Pos Radar Semarang, ternyata langsung disimpan...

Ini Kue Suguhan Habib Luthfi saat Terima Jawa Pos Radar Semarang

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (24 Novembeer 2020), memberikan apresiasi bertitel Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2020 kepada KH Habib Muhammad...

Persiapan BKO, Polres Salatiga Gelar Latihan Dalmas

RADARSEMARANG.ID, Salatiga – Menjelang Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020 yang akan dilaksanakan 9 Desember 2020 mendatang, Personil Polres Salatiga akan di BKO (Bantuan Kendali...

Petugas Sortir dan Pelipat Surat Suara Tak Boleh Buta Warna

RADARSEMARANG.ID, Ungaran - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang menggelar tes buta warna. Tes tersebut ditujukan untuk 50 orang calon tenaga sortir dan pelipat...

Populer

Pemerintah Buka Lowongan Sejuta Guru PPPK, Gaji Rp 4,06 Juta

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA  – Pemerintah akan menambah jumlah guru di sekolah-sekolah negeri. Caranya, membuka rekrutmen guru kontrak berstatus pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Kuota...

Sabar atas Cobaan, Tafsir Surah Al-Baqoroh 153-157

“YĀ ayyuhallażīna āmanusta'īnụ biṣ-ṣabri waṣ-ṣalāh, innallāha ma'aṣ-ṣābirīn (Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar) (QS Al...

Bangga Menjadi Agen Koran

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Saat didatangi, Nuriyanto tengah sibuk menyiapkan laporan akhir bulan penjualan koran. Rumahnya di Jalan Gaharu Utara 74 A, Kelurahan Srondol Wetan...

Wanita Perlu Berkarir

RADARSEMARANG.ID, Wanita perlu berkarir. Itu bukan tabu. Setidaknya itu yang dijalani Anis Setyaningrum saat ini. Anis - sapaan akrabnya—mengatakan, jika era emansipasi wanita haruslah...

Jelajahi Kotamu dan Abadikan Momen Akhir Tahun 2020

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA – Liburan dalam kota menjadi salah satu aktivitas yang popularitasnya sedang naik daun saat ini. Dengan keterbatasan traveling ke luar negeri, banyak masyarakat...

Random

Tambah Desa Dampingan

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG - Salah satu upaya Pemerintah Jawa Tengah untuk percepatan penanggulangan kemiskinan adalah menggagas program pendampingan desa. Dalam hal ini, pemerintah mengarahkan satu...

Gangguan dan Keluhan PLN bakal Cepat Tertangani

RADARSEMARANG.ID, Semarang -  PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Jogjakarta (Jateng-DIJ) meluncurkan Command Center PLN di Kota Semarang. Sebagai komitmen meningkatkan...

Paripurna Dihadiri 61 Dewan, 29 Lainnya Mengikuti Secara Virtual

RADARSEMARANG.ID, Semarang - DPRD Provinsi Jawa Tengah kembali menggelar rapat paripurna pembahasan atas Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2019. Kali ini, jumlah...

Asyiknya Bermain Flour Clay dengan Metode Demontrasi

RADARSEMARANG.ID, Flour Clay adalah adonan yang berasal dari bahan tepung yang diaduk hingga kalis dan mudah dibentuk. Adonan semacam ini disebut juga dengan play...

Dewan Komitmen Membangun Jawa Tengah

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG -DPRD Jateng berkomitmen akan terus mendukung berbagai program pembangunan di Jateng. Sebagai upaya untuk menekan angka kemiskinan dan pengangguran. Dengan begitu, masyarakat...
%d blogger menyukai ini: