Soal Asmara, Lima Wanita dan Dua Pria Berkelahi

172
Sejumlah remaja diamankan karena diduga hendak melakukan aksi tawuran di kawasan Empu Tantular, Semarang Utara. (M Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Lima wanita dan dua pria diamankan anggota Tim Elang Polsek Semarang Utara, Rabu (16/9/2020) sekitar pukul 01.00 dini hari. Mereka saling pukul di jalanan yang diduga dilatarbelakangi masalah asmara. Kericuhan itu terjadi di sekitar jembatan Berok Jalan  Empu Tantular, Semarang. Anggota Tim Elang yang mendapat laporan langsung mendatangi lokasi. Saat itu, ketujuhnya masih saling pukul.

Iyalah masalah rebutan cowok, ribut di jalan langsung kita lerai. Ada tujuh orang,” kata Kepala Tim Elang Polsek Semarang Utara Aiptu Agus Suprianto, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (16/9/2020).

Pria yang akrab disapa Agus Arab ini enggan membeberkan persolan asmara tersebut. Akibat kejadian ini, salah satu perempuan berinisial P mengalami luka lecet di bagian wajah. “Mereka warga Kuningan, Semarang Utara. Saling kenal. Setelah kita lerai dan dimintai keterangan, kita pulangkan karena tidak saling lapor,” bebernya.

Selain di lokasi ini, Agus juga mengamankan sejumlah remaja yang diduga melakukan aksi tawuran. Mereka terjaring razia di kawasan Empu Tantular Semarang Utara sembari menenggak minuman beralkohol menjelang dini hari. “Ada delapan orang, ya mereka minum miras. Ada indikasi melakukan tawuran,” katanya.

Pihaknya mengamankan delapan remaja itu setelah mendapat laporan dari masyarakat setempat. “Mereka akan tawuran dengan anak Kalibaru. Yang kita amankan warga Kebonharjo, sudah dewasa semua,” ujarnya.

Setelah mendapat hukuman push up dan pembinaan, langsung dipulangkan ke rumah masing-masing. Saat digeledah tidak ditemukan barang terlarang serta senjata tajam (sajam).

Ya, intinya kita terus melakukan patroli malam. Kita juga selalu sigap, setiap laporan yang masuk langsung kita tindaklanjuti dengan datang ke lokasi,” katanya. (mha/aro/bas)