alexametrics

Pemuda Tewas Dikeroyok Geng Perompak Original

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Pelaku pengeroyokan hingga menewaskan Muhammad Andik Kurniawan, 25, warga Randugarut, Kecamatan Tugu menemukan titik terang. Enam pelaku yang diburu tergabung dalam Geng Perompak Original.

Kanit Resmob Polrestabes Semarang Iptu Reza Arif Hadafi mengungkapkan, pihaknya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) lanjutan sebagai bahan penyelidikan. Hal itu dilakukan setelah pihaknya mendapat petunjuk dari rekaman CCTV di minimarket tak jauh dari TKP.

“Kami mendapat analisa hasil CCTV  bahwa yang bersangkutan sempat memukul kepala korban,” ungkapnya di lokasi kejadian saat olah TKP lanjutan, Jumat (21/8/2020).

Olah TKP yang dilakukan oleh Unit Inafis Polrestabes Semarang dijaga ketat anggota Resmob Polrestabes Semarang dan Polsek Ngaliyan. Olah TKP pertama digelar di ruko kecil tempat usaha tato milik Benny.  Benny sendiri kini masih dalam pengejaran petugas.  “Di TKP pertama, korban sempat ditusuk,” katanya.

Baca juga:  Korban Diracun Pakai Obat Tetes Mata, Mobil Dibawa Kabur

Peristiwa pengeroyokan ini terjadi Sabtu (27/6/2020) sekitar pukul 20.00. Kejadiannya di tempat usaha tato di Jalan Beringin Raya, Kecamatan Ngaliyan. Saat itu, korban datang ke tempat tato itu bersama rekannya, Aditya, dan bertemu Benny.

Entah sebab apa, korban terlibat percekcokan dengan Benny hingga berujung pengeroyokan dan penusukan. Di tempat tersebut, korban ditusuk di bagian perut. Dalam kondisi bersimbah darah, korban menyelamatkan diri dengan lari ke minimarket Jalan Beringin Raya, kurang lebih 50 meter dari TKP. “Saat itu, korban dikejar kelompok pelaku yang mengatasnamakan diri geng perompak original,” terangnya.

Dikatakan, olah TKP lanjutan ini untuk mencari saksi-saksi dan alat bukti yang lain. Arif menyebutkan, bukti petunjuk yang sudah didapatkan adalah rekaman CCTV di minimarket, lokasi terakhir korban roboh akibat sejumlah luka di tubuhnya.

Baca juga:  SMP Mutual Bantu Baju Hazmat

“Di sini korban sempat dipukul oleh salah satu pelaku hingga jatuh tersungkur di depan pintu Indomaret. Yang menewaskan korban akibat dipukul di bagian kepala dan luka di perut,” katanya.

Terkait motif dan latar belakang terjadinya perkara ini, Arif masih enggan membeberkan. Pihaknya menyebutkan masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Saat ini, pelaku juga masih dalam pengejaran. “Dugaan sementara ada enam orang (pelaku). Tersangka pengelola tato dan temannya. Yang jelas korban dan tersangka saling kenal,” bebernya.  (mha/aro/bas)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya