alexametrics

Komplotan Berpistol Curi Sapi di Gunungpati

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Sobirin alias Sogok, 35, ditangkap anggota Unit Reskrim Polsek Gunungpati. Penangkapan warga Langensari, Ungaran, Kabupaten Semarang ini terkait kasus pencurian sapi. Pelaku ditangkap di kamar kosnya di daerah Babadan, Kabupaten Semarang, Kamis (30/7/2020) lalu. Selain menangkap pelaku, polisi menyita pistol rakitan beserta magazine dan lima butir peluru, serta senpi mainan korek api.

“Pelaku digerebek di kosnya. Saat kita geledah tasnya terdapat senjata api jenis FN,” kata Kapolsek Gunungpati Kompol Arsyadi kepada Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (5/8/2020).

Aksi pencurian ini dilakukan bersama dua rekannya di Kampung Kepoh, Kelurahan Nongkosawit, Gunungpati, Sabtu (30/6/2020) sekitar pukul 10.00. Sapi seharga Rp 21 juta ini dicuri pelaku di kandang milik Ahmad Albari. Sapi dinaikkan ke mobil Mitsubishi Colt warna putih bernopol H 1824 WG.

Baca juga:  Bendungan Jragung Dibangun, Satu Dusun akan Direlokasi

“Aksi pelaku sempat diketahui tetangga korban. Pelaku yang nyopir. Kepada saksi, pelaku bilang telah membeli sapi dari pemiliknya. Saksi curiga lantas mencatat pelat nomor mobil tersebut,” bebernya.

Pemilik sapi lantas melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gunungpati. Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan, akhirnya berhasil menemukan ciri-ciri mobil yang mengarah ke pemilik mobil. Ternyata dari keterangan pemilik mobil, saat kejadian mobil tersebut dipinjam oleh pelaku Sobirin.

“Pengakuan Sobirin, pelakunya tiga orang. Yang dua orang masih kita kejar. Setelah sapi dijual, hasilnya dibagi tiga,” jelasnya.

Dua pelaku lain yang masih buron adalah Mariyo alias Fendi, 45, warga Karangawen, Demak, dan Kencik, 35, warga Ungaran, Kabupaten Semarang. Terkait senjata api tersebut, Sobirin berkilah milik orang lain. Belakangan diketahui pelaku pernah terlibat aksi pencurian sepeda motor pada 2006.

Baca juga:  Terapkan Sidang Online, Tersangka Video Call di Ruang Khusus

“Dia pemain lama, residivis. Pernah berurusan dengan Polrestabes  Semarang sekali, kasus curanmor,” katanya.

Hingga kemarin, pelaku masih mendekam di ruang tahanan Mapolsek Gunungpati. Ia akan dijerat pasal berlapis, yakni pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan serta pasal 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api tanpa izin dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun. (mha/aro/bas)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya