alexametrics

Usai Nyabu di Samping SPBU, Operator Crane Disergap

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Pendi, 34, warga Kelurahan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan ditangkap unit Reskrim Polsek Tembalang terkait penyalahgunaan narkotika. Laki-laki yang bekerja sebagai operator crane ini ditangkap saat usai mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu.

“Pelaku ini pekerja lepas swasta sebagai operator Crane di Jakarta,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Tembalang, Iptu Slamet Widodo kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (12/5/2020) kemarin.

Slamet mengatakan, pengungkapan kasus ini setelah anggotanya mendapat laporan dari masyarakat terkait adanya transaksi narkoba di wilayah hukum Polsek Tembalang, Selasa, (5/5/2020) malam.

Selanjutnya Tim Opsnal yang dipimpinnya, melakukan penyelidikan hingga didapati adanya orang mencurigakan di Jalam Imam Suparto Tjakrayuda, Bulusan Tembalang Semarang, tepatnya di samping SPBU Sigar Bencah Kelurahan Bulusan, Kecamatan Tembalang, sekitar pukul 01.30.

Baca juga:  Jajaran Pemkot Diminta Tidak ke Luar Kota

“Pelaku sedang duduk dipinggir jalan. Kemudian petugas mendatangi dan dilakukan introgasi dengan disaksikan dua warga pengguna jalan. Hasil juga dari penggeledahan ditemukan barang bukti narkoba jenis sabu,” bebernya.

Narkoba yang ditemukan tersebut disembunyikan dalam plastik clip kecil, dan dimasukan ke dalam bungkusan rokok. Selain itu juga ditemukan barang bukti alat penghisap sabu-sabu. “BB yang kita amankan kurang dari 1 gram sabu-sabu. Dia juga mengakui baru selesai menggunakan. Jadi itu barang sisa yang sudah dia gunakan bersama temannya. Kita tes (urine) juga hasilnya positif,” katanya.

Selanjutnya, pelaku beserta barang bukti termasuk motor yang dikendarai pelaku dibawa ke Mapolsek Tembalang guna dilakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut. Keterangan dari pelaku, Slamet mengatakan, barang tersebut dibeli secara patungan bersama rekannya.

Baca juga:  Kreditur Berharap PKPU PT BMJ Capai Homologasi

“Jadi dia beli patungan, dia datang kesitu tinggal memakai bareng, sudah komunikasi. Dia pengguna, tapi sudah cukup lama berhenti. Karena ada tawaran dan ada rasa kepengen, kemudian dia mencoba lagi mendatangi daerah situ, ada yang menyediakan,” jelasnya.

Akibat perbuatannya, pelaku masih mendekam di ruang tahanan Mapolsek Tembalang dan diancam pasal 112 ayat 1 dan pasal 127 ayat 1(a).”Untuk penyedianya ini masi DPO, kita sudah mengantongi identitas, ini masih dalam pengejaran,” pungkasnya. (mha/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya