alexametrics

Usai Diberi Bakso, Sikat Motor Milik Pedagang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Sungguh tidak tahu terimakasih perbuatan yang dilakukan oleh Daniel Saputra Aditya, 20, warga Tambaksari Kelurahan Bugangan Kecamatan Semarang timur. Pria pengangguran ini nekat mencuri sepeda motor milik pedagang yang telah memberinya makanan bakso.

Beruntung, aksinya diketahui oleh korban, bernama Saelani, 48, warga Kampung Spoorland Semarang Timur. Teriakan korban yang yang didengar masyarakat akhirnya pelaku berhasil diringkus tidak jauh dari lokasi kejadian, di depan warung Mie Ayam Bakso Jalan Ronggowarsito Kemijen Semarang Timur, Sabtu (25/4/2020) sekitar pukul 13.30.

“Awalnya tersangka datang ke warung mie ayam bakso kemudian minta makan kepada korban, kemudian diberi makan bakso oleh korban, setelah selesai makan kemudian tersangka langsung menuju ke arah kendaraan korban dan langsung mengambil sepeda motor korban,” ungkap Kapolsek Semarang Timur, Iptu Budi Antoro, kemarin.

Baca juga:  57 Calon Satpam Digembleng

Diduga, pelaku melakukan aksinya ini sudah direncanakan. Sebab pelaku juga membawa alat kunci palsu yang dilakukan untuk melakukan pencurian motor tersebut.”Modusnya pelaku mengambil sepeda motor korban dengan cara menggunakan kunci palsu untuk menghidupkan sepeda motor,” bebernya.

Setelah berhasil, pelaku membawa kabur motor tersebut. Namun, aksinya sempat diketahui, korban dan kemudian diteriaki pencuri. Hingga akhirnya, pelaku berhasil ditangkap setelah dilakukan pengejaran oleh warga.

Pelaku juga sempat mendapat amuk warga setempat dan menghakiminya. Beruntung petugas yang mendapat laporan tersebut langsung bergerak cepat menuju lokasi dan mengamankan pelaku. “Pelaku merupakan residivis kasus yang sama. Sebelumnya pernah ditangkap saat mencuri motor di Jalan Raden Patah pada tahun 2018 silam,” katanya.

Baca juga:  Jateng Butuh Lebih Banyak Sarpras Olahraga yang Memadai

Saat ini pelaku masih mendekam diruang tahanan Mapolsek Semarang Timur, untuk dilakukan proses hukum selanjutnya. Akibat perbuatanya, pelaku terancam tujuh tahun penjara lantaran dijerat dengan pasal 363 KUHP. (mha/bas)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya