Akan Panggil Pengusaha Zeus Karaoke

996

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Kasus pelaporan dugaan penipuan dan penggelapan pajak yang diduga dilakukan oleh pengusaha Zeus Karaoke, terus diperdalam. Bahkan, penyidik kepolisian segera memanggil pengusaha Zeus Karaoke.

Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Reskrim Polrestabes Semarang, AKP Ahmad mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan atas pelaporan dugaan kasus tersebut. Pihak kepolisian juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dalam hal ini Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

“Penanganan pajak ada undang-undangnya sendiri. Ini kami sedang menghitung bersama orang Bapenda untuk menyocokkan data juga dengan mereka,” ungkapnya, Senin (23/7) kemarin.

Menurut Ahmad, penanganan kasus tersebut perlu kecermatan dan kejelian. Sehingga tidak dilakukan secara terburu-buru, tapi harus diurutkan satu persatu. “Kalau memang ada indikasi korupsi, ya nanti saya yang menangani. Kalau itu memang benar-benar murni pajak, dikeluarkan Surat Kurang Bayar (SKB),” tegasnya.

Selain itu, pihaknya sekarang masih terus mengumpulkan alat-alat bukti. Manakala alat bukti tersebut sudah kuat, akan dimintakan keterangan dengan saksi ahli. “Itu baru bisa ditentukan apakah murni korupsi atau memang pajak,” bebernya.

Ahmad juga menegaskan bahwa pihaknya belum melakukan pemanggilan terhadap Thomas, selaku pengusaha Zeus Karaoke yang dilaporkan tersebut. “Belum sampai kesana,” tegasnya.

Menurutnya, sebelum melakukan pemanggilan terhadap yang bersangkutan, penyidik akan melakukan gelar internal dahulu. Kemudian, penyidik akan memanggil pihak Wajib Pajak (WP) perusahaan tersebut. “Baru kami telusuri, apakah disitu berbadan hukum, disitu tercantum NPWP siapa, perorangan atau badan hukum. Itu nanti kami panggil minggu depan,” katanya.

Namun ketika ditanya siapa (nama) yang dipanggil, Ahmad belum bisa menjelaskan. “Ini belum ketemu, apakah perorangan atau berbadan hukum. Kalau berbadan hukum, ya semuanya yang disitu, pengurus-pengurusnya,” jelasnya.