RADARSEMARANG.ID – Memasuki tahun baru 2026, pemerintah kembali menghadirkan kabar baik bagi masyarakat Indonesia.
Sejumlah bantuan sosial (bansos) dipastikan akan mulai dicairkan sejak awal Januari 2026 sebagai bentuk komitmen negara dalam menjaga daya beli dan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok rentan.
Melalui Kementerian Sosial (Kemensos) di bawah kepemimpinan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), pemerintah telah mengonfirmasi bahwa setidaknya ada 10 jenis bansos yang siap disalurkan pada awal tahun.
Deretan bantuan ini digadang-gadang menjadi “hadiah awal tahun” bagi masyarakat penerima manfaat untuk memenuhi kebutuhan pokok, pendidikan, hingga kesehatan.
Informasi ini dihimpun dari keterangan resmi Kemensos serta rangkuman berbagai sumber terpercaya.
Berikut ulasan lengkap 10 bansos yang cair awal tahun 2026, lengkap dengan jadwal dan nominalnya.
- BLT BBM
Pemerintah akan kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai BBM (BLT BBM) sebagai bantalan ekonomi bagi masyarakat terdampak kenaikan harga energi.
Bansos ini merupakan program baru yang dijadwalkan mulai cair Januari 2026.
Nominal BLT BBM berkisar antara Rp150 ribu hingga Rp300 ribu, dan akan disalurkan langsung ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) milik KPM.
- BLT Dana Desa Tahap 1
Selanjutnya, ada BLT Dana Desa tahap 1 yang akan dicairkan sepanjang Januari hingga Maret 2026.
Bantuan ini menyasar warga desa yang masuk kategori miskin ekstrem.
Total nominal yang diterima mencapai Rp900 ribu, yang umumnya disalurkan secara bertahap atau sekaligus sesuai kebijakan desa masing-masing.
- PKH Tahap 1
Program Keluarga Harapan (PKH) kembali berlanjut pada 2026. Untuk tahap 1, pencairan dilakukan Januari–Maret 2026.
Besaran bantuan PKH bervariasi tergantung kategori penerima, mulai dari Rp450 ribu hingga Rp750 ribu, mencakup ibu hamil, balita, lansia, hingga penyandang disabilitas.
- PIP Termin 1
Di sektor pendidikan, pemerintah menyalurkan Program Indonesia Pintar (PIP) termin 1 yang dijadwalkan cair Februari hingga April 2026.
Nominal bantuan PIP berbeda tiap jenjang pendidikan, yakni:
SD: sekitar Rp450 ribu
SMP: sekitar Rp750 ribu
SMA/SMK: hingga Rp1,8 juta
- BPNT Tahap 1
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau bantuan sembako juga masuk daftar bansos awal 2026. Tahap 1 BPNT akan dicairkan Januari–Maret 2026.
Total nilai bantuan sebesar Rp600 ribu, yang disalurkan melalui rekening KKS dan dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pangan di e-warong.
- ATENSI YAPI Tahap 1
Kemensos juga melanjutkan program ATENSI YAPI bagi anak yatim piatu.
Tahap 1 akan berlangsung Januari hingga Maret 2026.
Nominal bantuan sebesar Rp600 ribu, dicairkan melalui ATM bank Himbara atau Kantor Pos Indonesia.
- PIP TK
Program baru yang menjadi sorotan adalah PIP TK, yang menyasar anak usia dini. Bansos ini dijadwalkan cair Februari hingga April 2026.
Besaran bantuannya Rp450 ribu, dan saat ini pemerintah masih membuka pendaftaran calon KPM melalui jalur pendidikan.
- BLT LPG 3 Kg
Pemerintah juga menyiapkan BLT LPG 3 Kg, sebagai kompensasi kebijakan subsidi energi.
Bantuan ini akan mulai disalurkan Januari 2026.
Nominal bantuan berkisar Rp100 ribu hingga Rp300 ribu, tergantung kriteria penerima.
- KIS PBI JKN
Untuk sektor kesehatan, KIS PBI JKN tetap dilanjutkan. Bantuan iuran BPJS Kesehatan ini diberikan sebesar Rp42 ribu per bulan.
Iuran dibayarkan langsung oleh pemerintah ke kartu BPJS KPM, sehingga penerima tetap mendapatkan layanan kesehatan gratis.
- BSU Guru PAUD
Bansos terakhir yang cair awal tahun adalah BSU Guru PAUD. Bantuan ini dijadwalkan cair Januari 2026.
Besaran bantuan sebesar Rp600 ribu, sebagai bentuk apresiasi pemerintah kepada tenaga pendidik anak usia dini.(dka)
Editor : Baskoro Septiadi