RADARSEMARANG.ID – Sebuah video viral yang memperlihatkan sejumlah anggota DPR RI yang asyik berjoget sambil bersenandung ria mendapat sorotan tajam oleh warganet.
Sosok ini pun mendadak viral dan memicu kritikan tajam setelah aksi yang dilakukan saat bersenandung lagu "Gemu Fa Mi Re" usai sidang tahunan MPR pada Jumat (15/8/2025)
Momen joget tersebut muncul di tengah-tengah adanya isu rencana kenaikan gaji anggota DPR, sebagai kompensasi rumah dinas.
Tak hanya itu saja, besaran dari kenaikan gaji ini mencapai Rp 50 juta. Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin menyebut gaji mereka bisa mencapai Rp3 juta per hari.
"Kan, tidak dapat rumah. Dapat rumah itu tambah Rp50 juta. Jadi take home pay itu lebih dari Rp100 juta, so what gitu loh. Bayangkan saja kalau dibagi Rp3 juta (per hari)," ujar Hasanuddin.
Besaran gaji tersebut dibandingkan dengan penghasilan guru honorer yang tidak mencapai UMR di daerah masing-masing, sehingga menimbulkan kontroversi di masyarakat.
Dari video viral itu, salah satu sosok yang mendapatkan sorotan yakni anggota Komisi V DPR RI Sadarestuwati.
Dalam video, Sadarestuwati terlihat mengenakan kerudung merah, kacamata, dan atasan putih, berjoget dengan penuh semangat bersama rekan-rekannya
Sebaga informasi Sadarestuwati merupakan politikus dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang membidangi infrastruktur, transportasi, daerah tertinggal dan transmigrasi, meteorologi, klimatologi, geofisika, serta pencarian dan pertolongan di DPR RI.
Dirinya lahir di Jombang, Jawa Timur, 26 Juli 1970, Sadarestuwati sudah menjadi wakil rakyat sejak 2009 dan kini telah menjabat empat periode.
Ia mewakili Dapil Jawa Timur VIII, meliputi Kota/Kabupaten Madiun, Nganjuk, Jombang, serta Kota/Kabupaten Mojokerto.
Sebelum terjun ke politik, Sadarestuwati menimba ilmu di Universitas Wijaya Kusuma, Surabaya, meraih gelar Sarjana Pertanian (S.P.) pada 1993 dan Magister Manajemen Agribisnis (M.M.A) pada 2005.
Kariernya dimulai dari level akar rumput, menjadi guru di SPP/SPMA Taman Siswa Mojoagung (1992-1995), hingga posisi manajerial sebagai Kepala Perwakilan Wilayah Jawa Timur PT Acrissindo Utama (1996-2003).
Ia juga sempat mengajar sebagai dosen di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (2005-2009).
Sejak duduk di DPR RI (2009), Sadarestuwati konsisten menempati Komisi V.
Ia pernah menjadi anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI 2009-2014.
Di luar parlemen, ia aktif di organisasi seperti Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).
Di PDIP, Sadarestuwati pernah menjabat Ketua Bidang Pertanian, Perikanan, dan Perkebunan DPD PDIP Jawa Timur (2010-2015) dan Kepala BAGUNA Pusat PDIP (2015-2020).
Puncaknya, ia dipercaya menjadi Wakil Sekretaris Jenderal bidang Program Kerakyatan DPP PDIP (2019-2024).(dka)
Editor : Baskoro Septiadi