Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Gempa Dahsyat Kamchatka Rusia, Picu Ancaman Tsunami Hingga Indonesia

Tasropi • Rabu, 30 Juli 2025 | 20:33 WIB
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 8,8 melanda wilayah Kamchatka, Rusia Timur, pada Rabu (30/7/2025) pukul 06:24:50 WIB.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 8,8 melanda wilayah Kamchatka, Rusia Timur, pada Rabu (30/7/2025) pukul 06:24:50 WIB.

RADARSEMARANG.ID, GEMPA bumi berkekuatan magnitudo 8,8 mengguncang Semenanjung Kamchatka, Rusia Timur, pada Rabu, 30 Juli 2025, pukul 06:24:50 WIB.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa ini berpusat pada koordinat 52,51° LU; 160,26° BT, sekitar 119 km timur-tenggara Petropavlovsk-Kamchatsky, dengan kedalaman dangkal 18 km.

Gempa ini termasuk dalam sepuluh gempa terkuat sepanjang sejarah, menurut US Geological Survey (USGS), setara dengan gempa Biobío, Chile (2010) dan Esmeraldas, Ekuador (1906).

Gempa ini dipicu oleh aktivitas subduksi lempeng di Palung Kurile-Kamchatka, dengan mekanisme naik (thrust fault).

Dampaknya langsung terasa di Petropavlovsk-Kamchatsky, kota berpenduduk 165.000 jiwa, di mana warga berlarian ke jalan tanpa sepatu, lemari roboh, dan balkon gedung bergetar hebat.

Pemadaman listrik dan gangguan layanan telepon seluler melumpuhkan ibu kota wilayah Kamchatka.

Gubernur Vladimir Solodov menyebut gempa ini sebagai yang terkuat dalam beberapa dekade. Tsunami setinggi 3-4 meter menghantam wilayah pesisir Severo-Kurilsk di Kepulauan Kuril, Rusia, menurut Gubernur Valery Limarenko.

Peringatan tsunami dikeluarkan untuk Rusia, Jepang, Alaska, Filipina, Hawaii, Guam, dan Indonesia.

BMKG mengeluarkan status Waspada untuk beberapa wilayah Indonesia, termasuk Talaud, Gorontalo, Halmahera Utara, Manokwari, Rajaampat, Biaknumfor, Supiori, Sorong bagian Utara, Jayapura, dan Sarmi, dengan perkiraan ketinggian gelombang di bawah 0,5 meter.

Di Jepang, Badan Cuaca setempat memprediksi gelombang tsunami hingga 3 meter, memicu perintah evakuasi di wilayah pesisir.

Kantor Berita Jepang melaporkan warga dan pekerja di Hokkaido dievakuasi ke dataran tinggi, sebagaimana ditunjukkan rekaman TBS.

“Mohon segera evakuasi ke dataran tinggi dan menjauh dari pantai,” kata seorang penyiar NHK, menegaskan urgensi situasi. Sejarah mencatat Kamchatka sebagai wilayah rawan gempa besar.

Pada 1952, gempa magnitudo 9 di wilayah ini memicu tsunami yang merusak Hawaii, dengan kerugian lebih dari US$1 juta.

Gempa Ekuador 1906 juga menunjukkan potensi tsunami dahsyat, menewaskan hingga 1.500 orang dengan gelombang yang mencapai San Francisco.

Gempa hari ini menegaskan bahwa Kamchatka tetap menjadi zona seismik yang sangat aktif. Hingga pukul 08:30 WIB, BMKG mencatat tujuh gempa susulan, dengan magnitudo terbesar 6,9 dan terkecil 5,4.

Belum ada laporan resmi kerusakan bangunan atau korban jiwa di Indonesia, namun masyarakat pesisir diminta tetap tenang dan menjauhi pantai.

Informasi resmi hanya bersumber dari kanal BMKG seperti @infoBMKG, situs bmkg.go.id, atau aplikasi wrs-bmkg. (tas)

Editor : Tasropi
#gempa bumi #peringatan tsunami #Wilayah Indonesia #kerusakan bangunan #status waspada #BMKG