Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Beredar Kabar PO Bus Carteran AMPB Dapat Initimidasi, Organda Semarang Bilang Begini

K
Ketua DPC Organisasi Angkutan Darurat (Organda) Kota Semarang Bambang Pranoto Purnomo.
Ketua DPC Organisasi Angkutan Darurat (Organda) Kota Semarang Bambang Pranoto Purnomo.

Advertisement

 

RADARSEMARANG.ID - Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) secara bertahap berangkat menuju Jakarta dengan bus. Mereka akan menggelar aksi besar-besaran di depan Gedung DPR RI pada 27 Agustus 20206 mendatang.

Mereka membawa dua tuntutan utama. Diantaranya mendorong pengesahan RUU Perampasan Aset dan pemberian hukuman mati bagi koruptor.

Advertisement

Sebelumnya, sejumlah kendala sempat dihadapi AMPB. Seperti pemblokiran rekening Koordinator AMPB Supriyono atau Mas Botok untuk logistik selama demo.

Selain itu rombongan AMPB juga menghadapi kendala berupa pembatalan carteran sejumlah perusahaan otobus yang diduga mendapat intimidasi. Kendati demikian mereka tetap menyuarakan aksinya. 

Ramai beredar kabar di sosial media beberapa rombongan dari Jateng pun akan hadir ke Jakarta. Informasinya dari Semarang ialah 50 bus.

Advertisement

Ketua DPC Organisasi Angkutan Darurat (Organda) Semarang Bambang Pranoto Purnomo saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Semarang mengaku pihaknya belum mendapat kabar dari anggotanya berkenaan dengan intimidasi sejumlah PO bus yang akan mengantar pendemo ke Jakarta. 

"Yang saya dengar tidak ada imbauan seperti itu," kata Bambang, Selasa (25/8).

Lebih lanjut, pihaknya juga tidak mendapat laporan dari anggotanya tentang carteran menuju Jakarta.

"Saya nggak dengar (adanya carteran ke Jakarta) itu," bebernya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pertumbuhan Ekonomi Jateng Triwulan III Lampaui Nasional, Ahmad Luthfi Raih Penghargaan

Pertumbuhan Ekonomi Jateng Triwulan III Lampaui Nasional, Ahmad Luthfi Raih Penghargaan

Pertumbuhan Ekonomi Jateng Lampaui Nasional, Ahmad Luthfi Raih Penghargaan CNN Indonesia

Buruh Jateng Desak Upah 2027 Penuhi 100 Persen KHL, Kebutuhan Hidup Layak di Jateng Rp 3,5 Juta

Buruh Jateng Desak Upah 2027 Penuhi 100 Persen KHL, Kebutuhan Hidup Layak di Jateng Rp 3,5 Juta

Kesenjangan antara upah minimum dan kebutuhan hidup layak (KHL) di Jawa Tengah masih tinggi. Upah minimum provinsi (UMP) 2026 baru sekitar Rp 2,3 juta. Sementara KHL berdasarkan data pemerintah pada 2025 Rp3,5 juta.

BI Jateng Perkuat SIGAP, Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Jelang Nataru

BI Jateng Perkuat SIGAP, Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Jelang Nataru

Potensi kenaikan harga pangan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2027 menjadi perhatian Bank Indonesia (BI) Jawa Tengah. Terlebih, risiko gangguan pasokan masih membayangi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer