Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Marak Penipuan Tilang ETLE Palsu, Begini Cara Cek yang Resmi

D

Salah satu SMS terkait tilang ETLE diduga palsu (M Hariyanto )
Salah satu SMS terkait tilang ETLE diduga palsu (M Hariyanto )


Advertisement

 

RADARSEMARANG.ID – Kepolisian dan jajaran terkait mengimbau masyarakat Jawa Tengah untuk berhati-hati terhadap maraknya penipuan berkedok tilang elektronik (ETLE) yang belakangan banyak beredar melalui pesan WhatsApp dan SMS.

Pola kejahatan ini sering menyertakan tautan (link) mencurigakan yang seolah berasal dari sistem ETLE resmi atau institusi penegak hukum.

Advertisement

Namun, sebenarnya merupakan upaya phishing yang bisa merugikan korban secara finansial maupun data pribadi.

Modus Penipuan Tiket Tilang Palsu

Advertisement

Beberapa laporan menyebutkan banyak warga menerima pesan singkat yang mengklaim bahwa mereka memiliki denda tilang belum dibayar dan diarahkan untuk membuka tautan tertentu untuk “melanjutkan proses” pembayaran.

Nantinya korban diminta memasukkan data sensitif atau bahkan informasi kartu kredit yang bisa disalahgunakan pelaku.

Kejaksaan Agung dan Kepolisian menegaskan bahwa institusi pemerintahan tidak pernah mengirimkan tautan pembayaran tilang melalui SMS atau WhatsApp acak.

Pesan seperti itu dipastikan adalah modus penipuan dan bukan pemberitahuan resmi dari sistem ETLE.

Ciri ETLE Asli

Agar masyarakat tidak mudah tertipu, aparat kepolisian mengingatkan sejumlah ciri pemberitahuan tilang ETLE yang benar:

  • Memuat foto kendaraan pelanggar beserta waktu dan lokasi kejadian.
  • Menampilkan nomor referensi resmi tilang.
  • Tautan konfirmasi menggunakan domain resmi Polri, seperti etle-pmj.info atau domain lain yang berakhiran .polri.go.id, bukan link singkat atau domain asing.

Cara Cek ETLE yang Aman

Apabila menerima pemberitahuan tilang, warga disarankan untuk:

  1. Tidak mengklik tautan mencurigakan yang diterima melalui SMS atau WhatsApp.
  2. Langsung mengecek status pelanggaran melalui situs resmi ETLE Polri seperti etle-pmj.info atau portal resmi Korlantas lainnya.
  3. Membandingkan informasi denda dan bukti foto di situs resmi untuk memastikan keabsahan.

Selain berpotensi merugikan secara finansial—misalnya kehilangan saldo di rekening atau kartu kredit—pesan penipuan juga dapat mencuri data pribadi, yang kemudian disalahgunakan untuk tujuan kriminal lain seperti pencurian identitas.

Makanya, Polda Jawa Tengah menghimbau masyarakat untuk:

  1. Menghapus dan tidak membalas pesan mencurigakan yang mengatasnamakan tilang atau institusi penegak hukum.
  2. Selalu verifikasi melalui saluran resmi jika merasa terkena tilang ETLE.
  3. Melaporkan pesan atau percobaan penipuan ke unit cybercrime kepolisian atau Polda Jateng agar dapat ditindak lanjuti.

Maraknya penipuan tilang ETLE palsu melalui SMS dan WhatsApp di wilayah Jawa Tengah menjadi ancaman nyata bagi pengguna jalan dan pemilik kendaraan.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, memastikan pemberitahuan tilang melalui portal resmi, dan menghindari tautan atau permintaan data pribadi yang mencurigakan. (dev)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

2.604 Botol Miras Diselundupkan ke Karimunjawa, Disamarkan dengan Material Bangunan

2.604 Botol Miras Diselundupkan ke Karimunjawa, Disamarkan dengan Material Bangunan

Polisi Bongkar Peredaran 2.604 Botol Miras Tanpa Izin di Karimunjawa

Bukan Orang Baru di Jateng, Ini Rekam Jejak Kapolda Baru Roy Hardi Siahaan

Bukan Orang Baru di Jateng, Ini Rekam Jejak Kapolda Baru Roy Hardi Siahaan

Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan dipercaya menjadi Kapolda Jawa Tengah menggantikan Irjen Pol Ribut Hari Wibowo yang mendapat penugasan baru sebagai Wakil Kepala Lemdiklat Polri.

Roy Hardi Siahaan Jadi Kapolda Jateng, Pernah Ungkap Jaringan Narkoba Internasional

Roy Hardi Siahaan Jadi Kapolda Jateng, Pernah Ungkap Jaringan Narkoba Internasional

Tongkat kepemimpinan Polda Jawa Tengah berganti. Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan dipercaya menjadi Kapolda Jateng menggantikan Irjen Pol Ribut Hari Wibowo.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer