alexametrics

Belajar Asyik Proses Pencernaan Hewan dengan Google Sites

Oleh : Noviarinta Susilowati, S.Pd.SD.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) memberikan pengaruh dalam bidang pendidikan. Khususnya proses pembelajaran. Kecanggihan teknologi memungkinkan terjadinya pertukaran informasi cepat tanpa terhambat dimensi ruang dan waktu. Penggunaan TIK dalam pembelajaran mampu menggeser paradigma pembelajaran yang berpusat pada guru (teacher centered) menjadi pembelajaran berpusat pada siswa (student centered).

Sejalan dengan pendapat (Rohim & Zahri, 2018) bahwa pembelajaran aktif yang berpusat pada siswa ketika disandingkan dengan teknologi informasi dan komunikasi akan lebih bermakna. Pemanfaatan teknologi dapat meningkatkan akses pendidikan, keefektifan dan efisiensi, kualitas pengajaran dan pembelajaran semakin meningkat.

Dalam proses pembelajaran, guru dituntut kreatif dalam menyusun media pembelajaran. Jika media yang digunakan tidak variatif, proses pembelajaran terkesan kaku, monoton dan cenderung membosankan. Suatu hasil dari berpikir kreatif dalam proses pembelajaran dengan menciptakan media pembelajaran interaktif (Jerry Radita Ponza et al., 2018). Media pembelajaran interaktif dapat diintegrasikan dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Yang memuat gambar, suara, video, simulasi, dan animasi secara terpadu.

Baca juga:  Belajar IPS Efektif dengan Model Pembelajaran STAD

Media pembelajaran interaktif dapat membuat siswa aktif belajar dua arah. Salah satunya pembelajaran dengan berbasis web, dengan platform google sites. Google sites dapat digunakan secara interaktif dengan menggunakan akun google yang membuat pembelajaran menjadi menarik dan dimanfaatkan siswa melalui smartphone. Pemanfaatan Google Sites memudahkan guru menyediakan sumber belajar yang dapat diakses dengan mudah peserta didik dengan memanfaatkan kemudahan navigasi, tampilan menarik dan usability web atau situsnya. Website dalam pembelajaran dapat menyediakan sumber belajar dalam bentuk file elektronik. Fitur navigasi website menyediakan kebutuhan belajar bagi peserta didik seperti kurikulum, glosarium, materi, quiz, games, dan sebagainya (Nurhayati et al., 2020).

Penulis memanfaatkan platform google sites sebagai media pembelajaran interaktif tentang proses pencernaan hewan di SDN 1 Sendangharjo. Hasilnya mampu menciptakan suasana belajar aktif, kreatif, inovatif, dan menyenangkan. Guru menyiapkan sumber belajar berupa rangkuman materi tentang organ pencernaan hewan disertai gambar, video pembelajaran berisi penjelasan proses pencernaan hewan, quiz berupa soal-soal dalam bentuk pilihan ganda, jawaban singkat dan uraian, games berkaitan proses pencernaan hewan untuk membantu peserta didik lebih aktif, komunikatif, dan memahami materi pelajaran serta tampilan menarik dapat diakses dengan mudah peserta didik.

Baca juga:  Integrasi Literasi Sains Tingkatkan Hasil Belajar Siswa

Media google sites sangat membantu guru menciptakan pembelajaran aktif dan menyenangkan. Guru dapat menyajikan bahan ajar yang berkualitas dengan menggunakan gambar, suara, video, dan games secara online dalam satu aplikasi. Memudahkan guru melakukan evaluasi dengan hasil belajar siswa tersimpan secara langsung pada google drive. Siswa terlibat aktif selama pembelajaran dengan mengakses sendiri laman web pada platform google sites melalui handphone maupun komputer.

Media ini membantu pembelajaran baik online atau daring. Karena siswa dapat mengakses dengan mudah dimana saja dan kapan saja. Penggunaan platform google sites sangat direkomendasikan sebagai salah satu media pembelajaran inovatif dan interaktif bagi guru dalam pembelajaran tatap muka langsung maupun daring. Hasilnya sangat memuaskan dan pembelajaran semakin asyik dan meningkatkan pemahaman siswa. (ump1/fth)

Baca juga:  Bangkitkan Motivasi Belajar dalam Memahami Materi dengan Bergambar

Guru SDN 1 Sendangharjo, Blora

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya