alexametrics

Warung Mangut Mbok Dar Stasiun Tawang, Pedasnya Mantap

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Mangut pedas masih menjadi favorit pecinta kuliner. Salah satunya mangut Mbok Dar Stasiun Tawang. Ukuran mangut jumbo, cita rasa pedas mantap, dengan dipadukan rempah yang kuat.

Warung mangut Mbok Dar berada di depan pintu masuk Stasiun Semarang Tawang. Sangat mudah untuk mencarinya. Masakan andalannya adalah mangut. Selain itu, ada telur dadar, lodeh dan masakan jawa seperti ramesan. “Kalau mangut, kita banyakin bumbu rempahnya,” kata Darwati -atau yang akrab disapa Mbok Dar.

Tempatnya cukup sederhana. Tetapi selalu ramai pengunjung. Mulai pegawai kantoran, ojol, dan pegawai KAI menjadi pelanggan tetap.  Selain mangut, pengunjung bisa menikmati aneka makanan lain. Dengan berbagai toping seperti sayur tahu, tempe goreng dan dua cabai. Cita rasa mangutnya begitu pedas, dengan rempah melimpah dan ikan mangutnya begitu terasa.

Baca juga:  19 Desainer Muda Unjuk Gigi, Kenalkan Batik dan Masker secara Virtual

“Kalau Mbok Dar sudah jualan susu dan nasi bungkus di stasiun sejak 24 tahun lalu dan sempat mendirikan tenda di trotoar dan beberapa kali digusur Satpol PP. Kalau di warung ini baru empat tahun,” tambah menantu Mbok Dar, Nia, 37.

Warung Mangut Mbok Dar Stasiun Tawang. (NUR CHAMIM/ JAWA POS RADAR SEMARANG)

Warung Mbok Dar buka dari pukul 04.00 hingga pukul 00.00 WIBD. Dibantu tiga orang rewang dan menantunya. Harga yang ditawarkan cukup terjangkau. Ndas Manyung mulai dari Rp 35 ribu, Rp 50 ribu hingga Rp 70 ribu. “Kalau yang gede banget itu Rp 70 ribu,” katanya.

Salah satu pengunjung Fariz, 30, mengaku mangut Mbok Dar sangat istimewa. Berbeda dengan mangut dari daerah lain seperti Surabaya. Mangut Mbok Dar memiliki cita rasa Pedas mantap. Rasa mangutnya di sini tidak terasa menyengat cengkehnya. “Biasanya kan cengkehnya menyengat, lha kalau ini lebih nendang mangutnya,” ujarnya.

Baca juga:  Wali Kota Hendi Tegaskan Penyandang Disabilitas Punya Hak Atas Pembangunan

Pegawai BUMN ini selalu menyempatkan mampir ketika ada perjalanan dinas dari Jakarta ke Semarang. Dari segi masakan, rasa, dan bumbu sangat terasa. Selain itu, kebersihannya selalu dijaga dan pelayanannya ramah. “Kalau dari Anggrek pasti makannya ke sini. Mantap bumbunya dan harganya sangat terjangkau,” ujarnya.

Masakan yang ditawarkan cukup sederhana. Tetapi sangat enak. Bahkan pegawai KAI dan anggota polisi selalu ketagihan dengan mangut pedas Mbok Dar. “Kalau ke sini pasti selalu ramai. Rasanya memang enak,” tambahnya. (fgr/fth)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya