alexametrics

Volume Kendaraan Diprediksi Meningkat Lima Persen

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SemarangVolume kendaraan di Kota Semarang saat libur Natal hanya meningkat sekitar 5 sampai 10 persen. Data tersebut terpantau melalui Area Traffic Control System (ATCS) milik Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang. Angka ini diprediksi masih akan sama pada libur tahun baru 2022, Jumat (31/12) dan Sabtu (1/1) mendatang.

Kabid Pengendalian dan Ketertiban (Daltib) Dishub Kota Semarang, Antonius Haryanto menjelaskan, peningkatan volume yang relatif rendah ini, diduga karena masyarakat mematuhi imbauan pemerintah untuk mengurangi mobilitas.

“Pantauan dari ATCS kemarin, kawasan Simpang Lima, Kota Lama dan Pusat oleh-oleh Pandanaran terlihat padat. Bisa dibilang masih wajar. Tahun baru mungkin prediksinya akan sama,” katanya saat ditemui di Pos Pantau Tugu Muda, Selasa (28/12).

Baca juga:  Ekspor Sarang Walet Temanggung Kembali Bangkit

Toni begitu ia disapa menjelaskan, kepadatan kendaraan terjadi pada jam sibuk, pagi dan sore. Dari ATCS juga terlihat kendaraan dari plat luar kota transit ke pusat oleh-oleh di Jalan Pandanaran.

“Barometer kami ketersendatan adalah kawasan Simpang Lima, Kota Lama dan pusat oleh-oleh Pandanaran. Sepanjang libur Natal terpantau tidak ada kemacetan yang berarti,” tambahnya.

Antisipasi kemacetan, kata dia, dilakukan dengan menerjunkan petugas dan melakukan rekayasa lalu lintas melalui ATCS. Misalnya di kawasan Kota Lama jika terpantau ramai dan padat akan ditutup sementara.

“Imbauan kami wisatawan bisa parkir di tempat resmi agar tidak menimbulkan kemacetan, kecelakaan, dan tidak ada tindakan pemungutan uang parkir di luar batas kewajaran,” terangnya.

Baca juga:  Produksi Sentra Pengasapan Ikan Bandarharjo Terus Menurun

Sementara terkait antisipasi keramaian pada malam tahun baru, Pemkot Semarang masih mengandalkan ATCS untuk melakukan pemantauan. Selain itu petugas juga akan patroli.

“Kami imbau tidak ada iring-iringan, karena aktivitas ini dapat mengganggu arus lalu lintas. Kemungkinan puncak keramaian 31 Desember, sedangkan 1 Januarinya dimungkinkan akan ramai di pusat oleh-oleh,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktorat Kesehatan Lingkungan Kemenkes, juga melakukan pemantauan di posko-posko penjagaan saat libur Natal 2021 dan tahun baru 2022 (Nataru). Kota Semarang dinilai cukup kondusif.

“Sejauh ini berjalan dengan baik, petugas ataupun masyarakat juga faham prokes,” kata Lucky Aris Suryono, selaku perwakilan direktorat.

Lucky juga mengapresiasi koordinasi dan kerja sama yang baik dari seluruh OPD serta stakeholder dalam melayani masyarakat melalui pos pantau sembilan titik di Kota Semarang ini.

Baca juga:  Pimpinan dan Staf Sekwan Nglarisi Pasar Johar

“Harapannya pengamanan di titik-titik yang krusial Kota Semarang bisa terpantau dan termonitor dengan baik,” jelasnya. (den/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya