alexametrics

PSIS Terlalu Banyak Buang Peluang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – PSIS kembali gagal membawa pulang tiga poin saat laga melawan Persikabo 1973 di Stadion Manahan Solo, Kamis (18/11/2021) sore kemarin.

Laskar Mahesa Jenar yang sempat unggul 2-0 di babak pertama akhirnya mampu disamakan oleh Laskar Padjadjaran di babak kedua. Tragisnya, gol penyama kedudukan dicetak oleh Dimas Drajad di menit akhir pertandingan.

Di awal pertandingan, PSIS langsung bermain impresif. Beberapa peluang didapatkan. Puncaknya, pada menit ke 6, melalui skema serangan balik cepat dan kerja sama apik lini depan berhasil membuahkan gol.

Umpan satu dua Fandi Ekoko, Septian David, dan Bruno Silva mengobrak-abrik lini pertahanan Persikabo. Sodoran umpan diberikan Fandi Eko kepada Bruno Silva yang berdiri bebas di kotak penalti. Sontekan keras Bruno arahkan ke sisi kiri gawang membuat bola mengalir deras, dan tak mampu digapai kiper Persikabo Heri Setiawan.

Tiga menit berselang, giliran Hari Nur yang mendapat umpan terobosan apik di kotak penalti. Namun niatnya menipu penjaga gawang mampu ditebak. Sehingga selamatlah gawang Persikabo.

Tertinggal satu gol membuat Laskar Padjajaran tak tinggal diam. Terus mencoba melakukan serangan. Melalui Ciro Alves dan Hendra Adibayauw. Namun usaha yang dilakukan masih belum bisa menembus kokohnya lini pertahanan Laskar Mahesa Jenar yang dikawal oleh Wallace Costa dan Wahyu Prast.

Baca juga:  Kebakaran di RSUP dr Kariadi, Titik Api dari Ruang Rekam Medik

Kembali kesempatan didapatkan PSIS pada menit ke 23. Tendangan pojok terukur yang diambil oleh Septian David disambut tandukan Wallace Costa. Meluncur deras, merobek jala gawang Heri Setiawan untuk kali kedua.  Unggul dua gol membuat PSIS lebih percaya diri. Memainkan penguasaan bola dan bermain lebih tenang.

Kesempatan Persikabo didapatkan dari sodoran umpan dari Manahati mengarah ke Ciro Alves. Namun kiper Jadia mampu mengantisipasi. Selamatlah gawang Laskar Mahesa Jenar. Babak pertama berakhir dengan skor 2 – 0 untuk keunggulan PSIS.

Di babak kedua, Persikabo langsung melakukan inisiatif menyerang. Dimotori oleh Roni Sugeng, kesempatan pertama didapatkan Ciro Alves. Tendangan jarak jauhnya masih belum menemui sasaran. Ciro Alves terus mencoba menerobos lini pertahanan PSIS. Namun pertahanan PSIS masih rapat.

Susah ditembus oleh Laskar Padjajaran. Baru pada menit ke-57, Persikabo berhasil mencetak gol balasan. Melalui umpan pendek satu dua  Roni Sugeng dan diakhiri tendangan terukur Hendra Bayauw mampu mengelabuhi Jandia Eka.

Berhasil memperkecil keunggulan, Laskar Padjajaran semakin percaya diri melakukan serangan. Lini belakang PSIS harus bekerja keras untuk menghalau serangan.  Reza Irfana dan Riyan Ardiansyah dimasukkan untuk menambah lini gedor PSIS serta menyegarkan pemain.

Peluang pertama PSIS baru didapatkan melalui percobaan tendangan jarak jauh Reza Irfana. Sampai menit 78, lini pertahanan PSIS terus-menerus digempur Laskar Padjajaran. Beruntung Wallace Costa cs masih fokus dan tenang. Mampu menghalau serangan.

Baca juga:  76 Siswa Terpapar Covid-19, PTM di Semarang Dihentikan Dua Pekan

Tak banyak melakukan serangan, pelatih PSIS memasukkan Komaruddin dan Nerius Alom. Untuk melakukan penyegaran dan memperkokoh lini tengah Laskar Mahesa Jenar. Menit akhir peluang didapatkan PSIS melalui set piece yang diambil Hari Nur.

Namun bola melambung tinggi jauh dari sasaran. Dua kali kemelut terjadi di kotak penalti PSIS. Berasal dari tendangan Ciro dan Pushniakou. Namun  berhasil dimentahkan lini belakang Laskar Mahesa Jenar.

PSIS mendapat peluang emas dari Nerius Alom melalui umpan terobosan. Alom berhasil lepas dari kawalan kini belakang Persikabo. Berhadapan langsung dengan penjaga gawang, namun karena kehilangan timing bola berhasil direbut bek Persikabo.

Petaka dialami PSIS di menit terakhir pertandingan (9+4). Pemain Persikabo Dimas Drajat berhasil mencetak gol. Melalui sodoran umpan dari set piece, tandukan tajamnya meluncur deras di sisi kanan Jandia. Gol kedua ini menggagalkan kemenangan Laskar Mahesa Jenar yang sudah berada di depan mata.

Tak lama berselang, peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan ditiup wasit Fariq Hitaba. Skor akhir 2-2 membuat  kedua tim harus puas berbagi angka. Hasil imbang ini membuat PSIS masih berada di posisi 4 klasemen sementara dengan 20 poin. Sedangkan tim lawan naik satu peringkat ke posisi 12 dengan raihan 12 poin.

Baca juga:  Penutupan GBL Tunggu Pemkab Kendal

Pelatih PSIS Semarang Imran Nahumarury mengaku hasil imbang yang diterima timnya sangat disayangkan. Karena di menit-menit akhir tim lawan mampu membobol gawang PSIS. “Tentu dengan hasil ini kita akan memperbaiki lagi. Karena masih ada pertandingan yang lebih berat lagi,” jelasnya saat konferensi pers usai pertandingan.

Diakuinya, laga selanjutnya Laskar Mahesa Jenar akan melawan tim yang lebih berat lagi. Yakni, PSM Makassar dan Bhayangkara FC. Walaupun gagal membawa poin penuh, pelatih asal Ambon ini tetap mengapresiasi penampilan anak asuhnya. Karena sudah tampil sangat luar biasa.

Pelatih Persikabo 1973 Igor Kriushenko mengakui, di babak pertama permainan anak asuhnya kurang bagus, karena ada kesalahan-kesalahan individu. Hal tersebut berdampak besar pada tim. Saat babak kedua, pelatih asal Belarusia ini mengaku menyemangati anak asuhnya untuk bangkit. “Ayo gaes ada 45 menit lagi, kita coba lagi, dan main lebih kalem dalam arti jangan terburu-buru,” katanya

Igor juga mengaku melakukan perubahan skema di babak kedua agar timnya tidak menderita kekalahan. Laga sore kemarin, ia juga memberikan nilai yang bagus untuk Dimas Drajad yang menjadi penyelamat tim dari kekalahan berkat golnya di menit-menit akhir. “Dimas sudah menunjukkan kerja kerasnya hari ini,” pujinya. (haw/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya