alexametrics

Pemerintah Kabupaten Semarang Mengusulkan Fasilitas Program Kejar Paket A, B, dan C, Digratiskan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Ungaran-Pemerintah Kabupaten Semarang mulai mengusulkan fasilitas pendidikan terkait kejar paket secara gratis. Semua itu berlaku untuk masyarakat yang ikut dalam kejar paket A, B, hingga C. Langkah ini sebagai komitmen pemerintah untuk bisa memfasilitasi agar masyarakat mendapatkan pendidikan yang sama.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan pendidikan sangat berpengaruh pada perekonomian daerah. Sehingga pihaknya mengusulkan agar kejar paket bisa gratis. Jadi tidak ada alasan tidak memiliki pendidikan.

“Semua warga yang putus sekolah karena terkendala biaya ataupun disabilitas dapat memperoleh pendidikan yang setara sekolah formal,” katanya usai membuka acara Expo
Pendidikan Non Formal (PNF) di Gedung GOR Wujil Kamis (4/11/2021).

Dalam kesempatan itu, Ia mengapresiasi adanya Pendidikan non formal (PNF). Fasilitas pendidikan yang bisa melahirkan generasi muda siap bekerja. Sehingga mereka dapat memiliki peluang yang sama dengan lulusan sekolah formal untuk mendapatkan pekerjaan layak.

Baca juga:  DPC PKB Kabupaten Demak Gelar Maulid Nabi selama 12 Hari

“Yang memberikan skill bagi warga, mulai anak-anak hingga dewasa bisa mendapatkan yang diinginkan,” ujarnya.

Kepala Disdikbudpora Kabupaten Semarang Sukaton Purtomo Priyatmo menambahkan berdasarkan peraturan formal, pendidikan non formal dinilai setara dengan pendidikan formal. Kegiatan ekspo PNF untuk mengenalkan pendidikan inovatif dan menarik kepada masyarakat luas.

Kegiatan ekspo PNF menghadirkan 33 stand pameran hasil karya warga belajar non formal. Mereka berasal dari dua sanggar kegiatan belajar (SKB) di bawah naungan Disdikbudpora, pusat kegiatan belajar masyarakat, Lembaga ketrampilan dan pendidikan (LKP), Himpaudi dan Forum Taman Belajar Masyarakat (TBM).

“Biar semakin dikenal keberadaan pendidikan non formal juga bisa kreatifitas dan inovasi dalam pendidikan,” tambahnya. (ria/fth/ida)

Baca juga:  Datangi Kantor Dewan, Paguyuban Warga Terminal Tingkir Ajukan Tiga Tuntutan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya