alexametrics

PGRI Jateng Kawal Guru Ikuti Seleksi PPPK Jateng

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang–Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jateng akan terus mengawal para guru yang mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Baik yang sudah diterima maupun yang harus kembali berjuang di gelombang selanjutnya.
Pihaknya akan terus memberikan pengawalan terkait kesiapan para peserta sampai dengan penerimaan honor yang akan diterima para pegawai. “Selamat yang lulus. Yang belum lulus ikuti tahap dua. Kita berjuang bersama mencari kemudahan. Semoga seleksi tahap dua nanti lulus semua,” kata Ketua PGRI Jateng Dr Muhdi kepada Jawa Pos Radar Semarang Jumat (8/10/2021).
Menurutnya semangat yang positif harus diberikan agar mereka tetap berjuang. Bagi yang lolos seleksi dengan status pasti, harus menjadi guru profesional. “Jangan gembira terlalu lama, harus berjuang sampai Surat Keputusan (SK) turun,” serunya.
Dr Muhdi juga mengucapkan terimakasih kepada pemerintah yang bersedia menunjukkan rasa sayang sehingga avirmasi yang dilakukan beberapa waktu lalu dikabulkan. Ia juga masih berharap yang baru lolos pada passing grade sesuai dengan komitmen Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tetap mempunyai tiket. “Jadi begitu ada formasi, langsung masuk ke dalam jalur alternatif,” sarannya.
Selain itu agar meningkatkan kepercayaan guru honorer per tanggal 1 Januari 2020 mereka harus sudah terima SK Gaji. “Sebelum itu pemda harus membayar agar menghasilkan guru profesional,” tuturnya.
Terkait capaian peserta yang diterima di Jateng sampai hari ini pukul 17.00, ketua PGRI belum bisa memastikan. Karena masih menunggu laporan dari masing-masing kabupaten dan kota.
Sementara Ketua Forum Guru Honorer Non Kategori Jateng R Sutopo Yuwono bersyukur atas fasilitasi dan perjuangan PGRI Jateng dalam menjembatani penerimaan PPPK tahun ini. Pemerintah akhirnya menerbitkan payung hukum PPPK dan memberi keringanan passing grade. “Sebelumnya kami juga mendapatkan kemanfaatan tes uji coba PGRI Jateng,” ungkapnya.
Meski begitu, ia juga meminta PGRI Jateng kembali mengulurkan tangan untuk bimbingan kepada peserta gelombang dua, yang belum lulus tes satu agar lebih siap. “Optimistis harus dibangun bagi para peserta yang belum lolos agar mencoba kembali,” tuturnya. (bis/cr5/ida)

Baca juga:  Pemerintah Kabupaten Semarang Mengusulkan Fasilitas Program Kejar Paket A, B, dan C, Digratiskan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya