alexametrics

Memanas, Belasan Orang Halangi Penutupan Pangkalan Truk

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Batang – Belasan orang penghuni pangkalan truk Banyuputih mencoba halangi penutupan area tersebut Selasa (29/12/2020). Kejadian sempat memanas, mereka duduk di bawah eskavator bersama-sama. Aparat pun bertindak tegas dengan mengamankan tiga orang provokator.

Pangkalan truk Banyuputih resmi ditutup Selasa (29/12/2020) kemarin. Lokasi tersebut akan dialihfungsikan menjadi Islamic Center. Secara langsung, aparat gabungan hadir bersama unsur kepala OPD dan jajarannya. Terlihat di antaranya, Kepala Dishub Kabupaten Batang Murdiono, Kepala Dinsos Joko Tetuko, dan Kepala Bakesbangpol Rusmanto.

Menggunakan eskavator kecil, petugas membuat parit menutup akses menuju pangkalan truk. Kegiatan itu tidak berjalan mulus, warga mendatangi alat berat tersebut saat mulai beroperasi. Eskavator dihadang, warga duduk di bawahnya, dan pada area galian. Warga yang melakukan aksi penolakan itu mayoritas perempuan.

Baca juga:  Ditinggal Dragan, PSIS Buru Pelatih Baru

Aksi tersebut tidak berlangsung lama. Warga sempat adu argumen dengan petugas, menolak pembangunan Islamic Center dan penutupan pangkalan truk. Warga membubarkan diri usai tiga orang provokator diamankan petugas. Tiga orang tersebut adalah Parwito, Yuli, dan Untung.

“Hari ini (kemarin, Red) pangkalan truk Banyuputih ditutup dengan membuat parit. Tadi segelintir orang berupaya untuk menghentikan pembuatan parit,” ujar Kepala Satpol PP Kabupaten Batang Ahmad Fatoni pada Jawa Pos Radar Semarang di sela agenda penutupan pangkalan truk Selasa (29/12/2020).

Usai warga membubarkan diri, proses penutupan pangkalan truk kembali dilanjutkan. Selain membuat parit, petugas juga memasang papan spanduk bertuliskan pangkalan truk ditutup. Garis polisi pun melintang pada area tersebut. Dua bangunan pos retribusi di pintu keluar juga dirobohkan.

Baca juga:  Dewan Dukung PSIS Kembali ke Jatidiri 2021

Sementara itu, Dishub Kabupaten Batang tidak lagi memungut retribusi parkir dan sewa kios per Januari 2021. “Kalau sudah ditutup mulai per Januari tidak lagi ada pungutan parkir maupun pendapatan sewa kios dan lahan,” ujar Kepala Dishub Kabupaten Batang Murdiono.

Usai ditutup, pangkalan truk tersebut akan segera dieksekusi untuk pembangunan Islamic Center. Agendanya dilakukan pada awal tahun 2021. (yan/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya