alexametrics

Berpotensi Jadi Klaster Baru, Pengunjung dan Karyawan Mal Tentrem di-Swab Test

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Kerumunan pengunjung Mal Tentrem Semarang berisiko terjadinya penyebaran Covid-19. Karena itu, kemarin (1/10/2020), petugas gabungan Satpol PP Kota Semarang, Dinas Perdagangan, dan Dinas Kesehatan melakukan swab test pengunjung dan karyawan mal di Jalan Gajah Mada, Semarang ini. Jika nantinya ditemukan hasil positif, maka Mal Tentrem terancam ditutup sementara.

Kabid Penegakan Perda dan Perundang-Undangan Satpol PP Kota Semarang Marten Dacosta mengatakan, kegiatan swab test masal ini merupakan tindak lanjut beberapa waktu lalu ketika banyak kerumunan pengunjung yang ingin melihat layar atap dengan gambar biota laut di Mal Tentrem.

“Kita lakukan pencegahan penyebaran Covid-19 di mal ini, juga sebagai tindak lanjut keramaian beberapa lalu yang sempat disorot oleh Gubernur Jateng dan media massa,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (1/10/2020) siang.

Baca juga:  Kopdar dengan Angkutan Online

Dalam swab test itu, pihaknya menyiapkan 200 alat swab. Pengunjung yang kebetulan datang ke mal, langsung diminta untuk menjalani tes. Begitu pula karyawan yang ada di mal.

Marten menjelaskan, hasil swab test ini baru diketahui tiga hari mendatang pasca dilakukan pengambilan sampel. “Hasilnya baru kita tahu tiga hari ke depan,” tuturnya.

Jika hasil swab test diketahui ada yang positif, lanjut Marten, Satpol PP dan Dinas Perdagangan meminta manajemen Mal Tentrem untuk melakukan penutupan sementara. Selain itu, juga dilakukan sterilisasi dengan penyemprotan disinfektan. “Prosedurnya sudah ada. Kalau ada yang positif, harus tutup sementara,” tegasnya.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fravarta Sadman mengatakan, pihaknya terus melakukan pemantauan protokol kesehatan secara berkala baik di pusat perbelanjaan maupun pasar tradisional. Pihaknya juga melakukan penyemprotan rutin di pasar tradisional. “Klaster baru di pasar ataupun mal belum ada, tapi kalau ada yang positif, prosedurnya sama, yakni ditutup sementara,” katanya.

Baca juga:  Satgas TMMD Edukasi Prokes

Sementara itu, pihak manajemen Mal Tentrem enggan memberikan keterangan terkait swab test yang dilakukan Pemerintah Kota Semarang. (den/aro/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya