alexametrics

Pria Kejang dan Muntah Darah di Halte Meninggal

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Masyarakat di sekitar Halte Bus Trans Semarang sekitar Kampus Unika Jalan Pawiyatan Luhur, Brendan Duwur, Kecamatan Gajahmungkur, dikejutkan adanya pria kejang-kejang dan meninggal dunia. Bersyukur, dari hasil rapid test dinyatakan negatif Covid-19.

“Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan di tubuh korban. Hasil rapid test petugas ambulance hebat, korban dinyatakan negatif Covid-19,” kata Kapolsek Gajahmungkur Kompol Yuliana BR Bangun, Senin (21/9/2020).

Peristiwa ini terjadi, Senin (21/9/2020) sekitar pukul 10.00. Korban diketahui bernama Budiharto, warga Desa Sidogemah, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Awalnya, korban terlihat tiduran di kursi dalam halte. Namun beberapa saat kemudian, korban mengalami kejang-kejang. Masyarakat sekitar yang kebetulan berada di halte langsung melaporkan kejadian tersebut ke petugas Polsek Gajahmungkur.

Baca juga:  Tinggal Bebaskan 15 Bidang

“Kami lalu menghubungi Ambulan Hebat untuk dilakukan pertolongan pertama terhadap korban. Karena kondisi korban semakin memburuk, akhirnya dibawa ke RSUP Kariadi,” jelasnya.

Kompol Yuliana menjelaskan, korban sudah berada di halte tersebut sejak pukul 05.30. Selang empat jam kemudian korban kejang-kejang disertai muntah darah. Pihak keluarga korban telah dihubungi petugas terkait kejadian ini. “Setelah dievakuasi ke RSUP Kariadi, korban dinyatakan meninggal oleh dokter UGD pada pukul 11.15,” pungkasnya.

Yuliana mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan demi mengantisipasi tertularnya Covid-19. Sedangkan petugas berpakaian lengkap APD juga telah menyemprot untuk mensterilkan lokasi kejadian. (mha/ida/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya