alexametrics

Survei Gerindra, Hendi Terkuat

Sabtu, Balon PDIP Jalani Fit and Proper Test

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG–Sinyal dukungan DPC Partai Gerindra Kota Semarang kepada balon wali kota petahana Hendrar Prihadi dalam Pilwalkot Semarang 2020 semakin menguat. Pasalnya, dari hasil jajak pendapat para tokoh dan roadshow di 6 Daerah Pemilihan (Dapil) di Kota Semarang, hasil yang didapat, mendukung petahana dalam pesta demokrasi 2020 mendatang.

“Kalau melihat dari dua kegiatan yang kita lakukan, yaitu jajak pendapat Oktober lalu, dan survei internal dengan roadshow ke 6 dapil di Kota Semarang ini, dan kesimpulan yang didapatkan sama, yaitu mendukung petahana,” ujar Ketua DPC Partai Gerindra Kota Semarang, Joko Santoso kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (16/12).

Dari hasil survei dan jajak pendapat tersebut, lanjutnya, sebagian besar masyarakat dan tokoh di Kota Semarang masih ingin memperpanjang masa kepemimpinan Hendrar Prihadi atau yang akrab disapa Hendi. “Masih butuh memperpanjang masa kepemimpinan Mas Hendi selaku Wali Kota Semarang,” katanya.

Dari hasil jajak pendapat dan roadshow tersebut, akan dibawa ke DPP Partai Gerindra.

Dikatakan Joko, meski keputusan DPC sudah bulat untuk mendukung petahana, namun keputusan final tetap menunggu dari DPP. “Kemarin sudah kami sampaikan laporan secara tertulis kepada Rakorda DPD di Baturaden, dan kita suruh memastikan bagaimana langkah berikutnya yang harus dilakukan oleh DPC terhadap apa yang harus dilakukan untuk kepentingan pilkada nanti,” ujarnya.

Baca juga:  Blusukan, Hendi Ingatkan Warga Taat Prokes

Karenanya, pihaknya belum berani mengumumkan secara resmi terkait dengan dukungan tersebut sebelum keputusan dari DPP Partai Gerindra keluar. Hasil Rakorda beberapa waktu lalu selain memastikan diri mendukung petahana, juga diperintahkan untuk tetap berkomunikasi dengan partai lainnya.  “Jadi, selain memastikan dengan incumbent, kita diperintahkan sonding ke partai yang lain. Baik yang sudah menyatakan bergabung dengan PDIP maupun belum,” ujarnya.

Ketika ditanya apakah berpeluang berkoalisi dengan partai lain? Menurut Joko, hal itu sangat memungkinkan. Namun semuanya masih menunggu kepastian dari DPP Partai Gerindra. “Semua peluang pasti bisa terjadi, karena DPC tingkat kota hanya memberikan laporan kepada DPP. Apapun keputusan memang ada di DPP,” tuturnya.

Bahkan keinginan dari masyarakat dan DPC pun bisa saja tidak sama dengan DPP saat Pilwalkot nanti. Artinya, meski DPC sudah memastikan dukungannya, namun jika DPP Partai Gerindra berkehendak lain, tentunya akan mengubah peta politik di Pilwalkot nanti.

“DPP yang punya kuasa di tingkat pusat untuk membuat rekomendasi. Tidak mungkin kita melawan dari DPP, apapun perintahnya itu yang kami lakukan,” katanya.

Baca juga:  Spontan, Bupati Wihaji Angkat Tunanetra Jadi Staf dengan Gaji Rp 1,9 Juta

Adapun keputusan final dari DPP, lanjutnya, akan muncul pada Februari sampai Maret 2020 dalam bentuk Surat Keputusan (SK). “Ini tahapannya masih panjang. Masih ada kesempatan temen-temen untuk memberikan masukan,” tuturnya.

Ditegaskan Joko, DPC Partai Gerindra Kota Semarang juga tidak akan melakukan penjaringan dan pendaftaran calon. Sebelumnya sejumlah partai terang-terangan mendukung balon petahanan Hendrar Prihadi, seperti Partai Demokrat dan Partai Amanant Nasional (PAN). Sedangkan PKB, PSI, Golkar, Nasdem, dan PKS belum secara resmi menyatakan arah politiknya dalam Pilwalkot mendatang.

Ketua DPD PKS Kota Semarang Suharsono mengungkapkan, belum ada nama yang muncul dalam survei internalnya. “Masih belum ada nama,” ujar Suharsono singkat.

 

Fit and Proper Test

Sementara itu, setelah diumumkan, para peserta penjaringan bakal calon (balon) bupati/wali kota dan wakil bupati/wali kota melalui PDI Perjuangan akan menjalani tahapan fit and proper test DPD PDI Perjuangan Jateng. Tahapan ini akan dilakukan, Sabtu (21/12) mendatang.

Ketua panitia pendaftaran balon kepala daerah DPD PDI Perjuangan Jateng Abang Baginda Hasibuan mengatakan, fit and proper test ini akan diikuti para peserta penjaringan yang mendaftar. Tidak hanya melalui DPD PDI perjuangan Jateng saja, namun juga melalui masing-masing DPC di daerah.

Baca juga:  Sepuluh Usulan untuk Gubernur

”Setelah pendaftaran ditutup, baik yang di DPC maupun DPD, tahap selanjutnya adalah mereka akan menjalani fit and proper test. Sabtu (21/12) nanti,” jelasnya.

Fit and proper test ini, dikatakan Baginda, akan dilaksanakan di kantor DPD PDI Perjuangan Jateng atau Panti Marhaen Kota Semarang. Nantinya, hasil dari tahapan ini akan diserahkan kepada DPP PDI Perjuangan. ”Rekomendasi nanti tergantung dari pusat,” ujarnya.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng Bambang Wuryanto mengatakan, DPD memang diberikan hak, selain melakukan penjaringan juga melakukan penyaringan terhadap para pendaftar. Yakni, melalui fit and proper test.

Mengenai materi, ia katakan, akan diukur seputar visi dan misi para peserta penjaringan. Termasuk akan ditelusuri karakter, kompetensi dan kapasitas mereka. ”Dari hasil itu nanti akan kami bawa ke DPP,” katanya.

Fit and proper test juga akan diikuti balon petahana. Hanya saja tidak seperti yang baru pertama mendaftar. Sebab, rekam jejak incumbent dalam hal ini akan lebih mudah diketahui dan diukur. ”Tapi kalau incumbent seperti di Kota Semarang ya tidak perlu lah. Survei sudah kita lakukan,” ujarnya.  (sga/ewb/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya