alexametrics

Jatuh Cinta sejak Pertama Datang ke Tingal

Dari Peluncuran Buku Explore Borobudur: 100 Destinasi Instagramable di Sekitar Candi Borobudur

Artikel Lain

Berwisata di Borobudur tidak sebatas mengunjungi candi. Sepasang suami istri menulis buku yang cocok bagi kaum milenial. Katalog tempat-tempat instagramable di sekitar Borobudur.

AGUS HADIANTO, Magelang, RADASEMARANG.ID

Kawasan Borobudur menyimpan potensi wisata yang sangat mempesona dan beragam, namun masih banyak hal yang jarang diketahui wisatawan. Pesan inilah yang ingin disampaikan oleh pasangan suami istri Abang Erwin dan Lily T Erwin dalam buku mereka: Explore Borobudur: 100 Destinasi Instagramable di Sekitar Candi Borobudur.

Buku ini semacam katalog panduan traveling yang memuat 100 tempat wisata di Kawasan Candi Borobudur. Isinya tentang ulasan destinasi alam, seni budaya, kerajinan, kuliner dan hotel di seputar kawasan candi Borobudur. Secara resmi, buku tersebut diluncurkan di Omah Mbudur, Wanurejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Kamis (28/11) lalu.

Baca juga:  ACT Lipatkan Kebahagiaan untuk Sesama di Momen 12.12

Lily T Erwin, penulis sekaligus pemilik homestay GarengPong mengatakan, beberapa tahun terakhir ini, ekspos potensi wisata sekitar Borobudur di media massa dan media sosial semakin tinggi. Selain adanya upaya pemerintah untuk menjadikan Borobudur sebagai destinasi pariwisata ‘Bali Baru’, juga karena peran pegiat pariwisata tanah air yang menggelar berbagai aktivitas.

“Jika dulu publisitas Borobudur terbatas pada perayaan Waisak saja, kini media sosial ramai dengan ulasan dan foto-foto indah tentang Punthuk Setumbu, Puncak Suroloyo, Punthuk Mongkrong, Gereja Ayam Bukit Rhema, Pasar Tradisi Merapi, Menoreh Trail Run, Mangut Beong kuliner khas Borobudur, dan masih banyak lagi,” katanya.

Lily menjelaskan, Borobudur bukan sekadar candi. Borobudur merupakan mahakarya megah dan sakral yang memiliki kekuatan magis misterius. Kawasan Borobudur pun memiliki potensi tersembunyi yang menyimpan keindahan.

Baca juga:  Hobi Menulis Sejak Kecil, Mahasiswa UIN Walisongo Ini Ketagihan Bikin Novel

“Buku ini kami persembahkan untuk bumi Borobudur dan masyarakatnya yang telah membuat kami berdua jatuh cinta sejak pertama menginjakkan kaki di Desa Tingal Kecamatan Borobudur. Entah kekuatan apa yang membuat kami memutuskan untuk menghabiskan hari tua di sini, dan meninggalkan Jakarta yang riuh setelah menjadi warga Jabodetabek selama puluhan tahun,” imbuh nenek lincah berusia 70 tahun tersebut.

Lily mengaku, dalam menyusun buku ini, ia melibatkan co-writer Ima Hardiman. Buku ini merupakan buku ketiganya yang masih mengulas tentang Candi Borobudur dan kawasannya.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jateng, Sinoeng Nugroho Rachmadi menyebutkan, pemerintah provinsi menyambut baik atas diluncurkannya buku Explore Borobudur. Bagi Sinoeng, dengan adanya buku ini maka semua pihak sedang diminta untuk membaca ulang nilai-nilai yang sudah ada dan tumbuh di bumi pertiwi ini.

Baca juga:  Afryda Afryana, Alumni Upgris Jadi Penggerak Pemuda Desa, Merintis Griya Baca hingga Snack Bawang

“Dengan kita membaca ulang terus menerus, maka akan menimbulkan sebuah kekuatan dan daya yang luar biasa,” ucapnya.

Sinoeng mengibaratkan buku itu sama saja dengan guru. “Kata almarhum kakek saya, buku iku podo wae guru, ora tau nesu sanadyan dibuka ing wayah ndalu. Jadi menurut saya, buku itu guru yang bisa dibuka kapan saja dan tidak pernah marah,” jelasnya. (*/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya