alexametrics

Jateng Lolos Semua Kategori

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Tim balap motor Jateng berhasil meloloskan lima atlet kategori motorcross pada babak kualifikasi PON XX. Pertandingan yang berlangsung di Sirkuit Tembong Jaya, Serang pada 14-15 September tersebut mengantarkan Jateng lolos pada semua kelas yang dipertandingkan. Hal tersebut menggenapkan prestasi tim balap motor yang dua hari sebelumnya meloloskan atlet kategori motor race pada semua nomor yang dipertandingkan.

Pada kelas perorangan 125 cc dibawah 17 tahun, Jateng berhasil menepatkan Dzaif Arkhan Madani. Atlet asal Kabupaten Banjarnegara ini berhasil finish pada peringkat ke 11. Untuk kelas perorangan 250 cc diatas 17 tahun, Asep Lukman Efendi berhasil finish pada peringkat ke empat.

Baca juga:  Perilaku Masyarakat Kunci Meningkatnya Kesembuhan Pasien Covid-19

Sedangkan untuk kelas beregu MX 125 cc dibawah usia 17 tahun, Alditra Satria Pradana dan Piter Asa Sanjaya berhasil finish pada peringkat 9. Atlet asal Kabupaten Semarang dan Kabupaten Temanggung ini berhasil membukukan point total 31. Sementara untuk kelas beregu mx 250 cc diatas 17 tahun, Edy Arianto berhasil mewakili dan meraih peringkat ke tujuh.

“Karena pembalap yang ikut banyak, untuk kelas beregu mx 250 cc hanya dapat diwakili satu pembalap. Akhirnya kami memutuskan untuk mempercayakan Edi saja yang ikut kualifikasi. Karena sebelum latihan kualifikasi, kendaraan milik Rizky Hanif mengalami kerusakan. Sehingga kami terjunkan Edi saja,” ujar Manager tim Motorcross, Jim Sudaryanto.

Baca juga:  PPSM Sakti Magelang Siap Tampil Optimal Lawan Persibat Batang

Dirinya menambahkan dengan hasil tersebut, pihaknya mengaku belum puas. Karena banyaknya masalah yang dialami kendaraan sebelum final berlangsung, membuat performa atlet kurang maksimal. Padahal dari segi skill timnya berimbang dengan tim lain. Maka dari itu hasil tersebut akan menjadi evaluasi sehingga saat penyelenggaraan PON nanti dapat bertanding dengan maksimal.

“Banyak kendala yang dihadapi seperti pada kelas perorangan mx 125 cc kita sudah urutan kelima namun harus menjadi urutan terakhir karena joknya lepas. Belum lagi kelas beregu 250 cc yang semula sudah urutan ke tiga harus terjun ke urutan ke tujuh karena harus masuk pit area untuk perbaikan cover yang tertabrak pembalap lain. Pokoknya banyak kendala teknis yang membuat performa kami kurang maksimal,” lanjutnya.

Baca juga:  Dianggap Membelot, PDIP Pecat Mundjirin dan Anaknya

Dengan adanya hal tersebut dirinya meminta dukungan agar saat penyelenggaraan PON nanti dapat diberikan dana lebih untuk menyewa motor trail yang lebih bagus. Sehingga target tiga besar PON XX dapat tercapai. (akm/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya