alexametrics

Harga Gas Bumi RT Sesuai Regulasi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG-PGN telah menyambungkan 325 ribu sambungan jaringan gas bumi untuk rumah tangga di 40 kota/kabupaten. Di tahun 2019, pemerintah melalui dana APBN menugaskan PGN membangun sebanyak 78.216 SR di 18 kota/kabupaten.

Menurut Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama, semakin masifnya pembangunan infrastruktur gas bumi ke masyarakat dan pemanfaatan gas bumi untuk kebutuhan sehari-hari, semakin besar manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Khususnya kemudahan akses, tingkat keamanan, ramah lingkungan dan biaya yang lebih kompetitif. “Terpenting, masyarakat juga turut membantu pemerintah dalam mengonsumsi energi bebas subsidi untuk ketahanan energi nasional,” kata Rachmat.

Sesuai regulasi, harga gas bumi untuk rumah tangga ditetapkan oleh BPH Migas sebesar Rp 4.250/m3 untuk Rumah Tangga (RT)-1 yang meliputi rumah susun, rumah sederhana, rumah sangat sederhana sekali dan sejenisnya. Sedangkan untuk RT-2 meliputi konsumen menengah, menengah ke atas, rumah mewah, apartemen, dan sejenisnya sebesar Rp 6.000/m3.

Baca juga:  PGN Perluas Infrastruktur Gas Bumi

Untuk kebutuhan rumah tangga normal, konsumsi gas bumi berkisar antara 4–15 meter kubik sehingga harga jual yang sudah ditetapkan tersebut dalam pemakaian normal tidak akan memberatkan masyarakat. “PGN dalam melaksanakan operasional dan layanan kepada masyarakat, selalu diawasi dalam mewujudkan good corporate governance. Bahkan, diverifikasi secara independen dan transparan,“ ujarnya.

Terkait dengan keluhan harga gas bumi di Mojokerto, dapat dijelaskan bahwa keluhan ini terkait erat dengan jeda waktu antara proses percepatan pengaliran manfaat gas bumi ke masyarakat dan proses penetapan harga gas yang membutuhkan waktu penetapan oleh BPH Migas.

“Biaya pemakaian gas bumi yang timbul selama bulan-bulan awal pemakaian sebelum penetapan harga, menjadi biaya yang terakumulasi dikarenakan PGN menunggu nilai harga penetapan oleh BPH Migas,” jelasnya.

Baca juga:  Waspadai Radikalisme di Medsos

Sejak awal pemakaian gas bumi oleh masyarakat sudah terdapat biaya-biaya yang harus dikeluarkan, seperti biaya pembelian gas kepada pemasok gas maupun biaya operasi dan pemeliharaan untuk menjaga kehandalan jaringan, serta kegiatan pengelolaan pelanggan.

Untuk menghindari beban tagihan yang besar karena terakumulasi, maka PGN menyediakan program cicilan selama 6–12 bulan, namun di waktu bersamaan juga dengan tetap membayarkan tagihan bulan berjalan. “Setelah program cicilan selesai, maka tagihan akan berjalan normal kembali dan seluruh komponen perhitungan harga per meter kubik kami pastikan sesuai dengan ketetapan BPH Migas,” imbuh Rachmat. (tri/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya