Eka Sri Wahyuni, Totalitas Masyarakatkan Senam di Salatiga

477

RADARSEMARANG.ID, SALATIGA – Senam gembira. Itulah spirit yang selalu didengungkan oleh Eka Sri Wahyuni, pelatih senior senam asal kota Salatiga. Salah satunya adalah senam dengan dresscode tertentu berkait dengan peringatan hari besar.

“Beberapa kali saya menerapkan dresscode dalam senam. Misalnya di HUT Salatiga lalu, saya memakai pakaian tradisional, kemudian juga senam dengan baju merah putih di hari kemerdekaan dan sejumlah agenda lainnya,” terang Eka saat ditemui di rumahnya yang berada di Jalan Tempelrejo, Gendongan, kemarin siang.

Kesibukkan ibu satu anak kelahiran Salatiga 25 Juni 1976 ini cukup padat. Selain melatih di sanggar senam Studio 88 yang berada didepan rumahnya, ia juga melatih beberapa kelompok senam lainnya. “Namun untuk umum, biasanya saya senam di Selasar Kartini setiap minggu. Pesertanya cukup banyak antara 100 – 150 orang,” jelasnya.

Istri Mathius Mero ini sudah 20an tahun berkecimpung di bidang senam. Awalnya memang tidak disengaja. Ia gagal di tes kesehatan saat mendaftar pekerjaan dan disebutkan karena satu penyakit. Tanpa sengaja ia mengikuti senam aerobik, saat itu, ia merasa tubuhnya nyaman dan sehat.

“Sejak itulah, saya mencintai senam. Selain berolahraga dan menjadi sehat, dari senam juga menjadikan banyak teman,” jelasnya. Termasuk senam di selasar Kartini yang kini diupayakan mandiri karena ingin berbagi ilmu dengan masyarakat Salatiga. Biasanya ia senam aerobic dan BL dengan lagu dangdut yang merakyat. Selain itu gerakannya juga simple.(sas)