Bangun Kedaulatan Energi, Tumbuhkan Desa Mandiri Energi

Penghargaan Bidang Pertambangan Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah

544
PEMENANG GMP : Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyerahkan penghargaan juara pertama lomba kategori GMP kepada Direktur Produksi PT Semen Gresik, Joko Sulistiyanto di sela HUT ke-69 Jateng di Lapangan Pancasila.
PEMENANG GMP : Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyerahkan penghargaan juara pertama lomba kategori GMP kepada Direktur Produksi PT Semen Gresik, Joko Sulistiyanto di sela HUT ke-69 Jateng di Lapangan Pancasila.

RADARSEMARANG.ID, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah terus merangsang kemunculan desa-desa mandiri energi. Upaya ini dilakukan dalam rangka menuju kedaulatan energi Jawa Tengah.

 

SAAT ini jumlah desa mandiri energi di Jawa Tengah sudah cukup banyak. Karena itulah, Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah, terus menjaga desa-desa ini agar betul-betul membangun kehidupan energinya.

”Paling tidak bisa menciptakan 60 persen energi yang bersumber dari lokal, yang bisa dikelola dengan baik oleh masyarakat. Agar tidak tergantung energi impor. Yang penting, untuk mengembangkan apa yang ada di lokalnya untuk memenuhi konsumsi energi lokal,” kata Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko.

Sedangkan untuk menumbuhkan desa mandiri yang baru, perlu dilakukan melalui penyuluhan hingga memberikan insentif. Baik berbasis biomassa atau energi surya. ”Mereka ternyata mampu mengelola, mengembangkan dan memandirikan lokalnya,” tandasnya.

Pengembangan ini ke depan akan dilakukan di tiap-tiap kota/kabupaten. Minimal, setiap kota/kabupaten ada 5-10 desa percontohan.

Tidak hanya itu, dinas juga mengajak masyarakat lebih bijak dalam pemanfaatan energi. Di antaranya dengan melakukan penghematan penggunaan energi dan air di lingkungan kerja atau kantor. Termasuk di sekolah.

Dalam hal ini, dinas terus mencetak pelopor hemat energi melalui kompetisi. Dirinya berharap, para pelopor ini mampu menjadi agen penting dalam upaya melakukan perubahan-perubahan di masyarakat.

”Mudah-mudahan ini menjadi cara agar kemudian kepeloporan itu menjadi contoh, menjadi penting dan menuntun perubahan masyarakat menjadi lebih baik,” ujarnya usai menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba Hemat Energi dan Air (HEA), Desa Mandiri Energi (DME) dan penerapan GMP di Hotel Ibis Semarang, Kamis (15/8) kemarin.

Upaya memperbanyak desa mandiri energi, di antaranya dengan beragam lomba dan pemberian penghargaan bagi yang juara. Lomba yang baru kali pertama dilaksanakan ini, ada tiga kategori yang dilombakan. Yakni kategori Good Mining Practice (GMP). Artinya, para pelaku tambang dalam melakukan kegiatannya taat aturan, terencana dengan baik, serta menerapkan teknologi berlandaskan efektivitas dan efisiensi. Selain itu, mampu melaksanakan konservasi bahan galian, mengendalikan dan memelihara fungsi lingkungan.

Mereka yang mendapatkan penghargaan secara berurutan adalah PT Semen Indonesia, PT Solusi Bangun Indonesia, PT Sinar Asia Fortuna, PT Argawastu, dan PT Indonesian Camcocrown Chemical Industry. Semuanya pada kategori pelaku usaha pertambangan besar. Selanjutnya kepada Sudarmanto, Sumargono, Susanto, Direktur CV Manggala Putra Utama, dan Direktur Sandiarjo Naswin. Mereka adalah pemenang pada kategori pelaku usaha pertambangan kecil.

Kategori kedua adalah Hemat Energi dan Air. Kategori ini ada dua tingkat, yakni Tingkat SMA/SMK dengan juara pertama SMA Negeri 1 Purwodadi Kabupaten Grobogan, juara kedua dari SMA Negeri 1 Kajen Kabupaten Pekalongan dan juara ketiga dari SMK Swadaya Kabupaten Temanggung. Sedangkan Tingkat Instansi Pemerintahan, juara pertama adalah Kelurahan Sumber Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta, juara kedua Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Klaten, dan juara ketiga Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang.

Kategori ketiga adalah Desa Mandiri Energi dengan juara pertama dari Desa Ujung Alang Kecamatan Kampung Laut Kabupaten Cilacap, juara kedua Desa Kotayasa Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas, dan juara ketiga adalah Desa Sukorejo Kecamatan Sambirejo Kabupaten Sragen. (sga/ida/dem)

 

 

Penghargaan Good Maning Practice Tingkat Provinsi Jawa Tengah

Hemat Energi dan Air Tingkat SMA/SMK

  1. SMA Negeri 1 Purwodadi Kabupaten Grobogan
  2. SMA Negeri 1 Kajen Kabupaten Pekalongan
  3. SMK Swadaya Kabupaten Temanggung

Hemat Energi dan Air Tingkat Instansi Pemerintahan

  1. Kelurahan Sumber Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta
  2. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Klaten
  3. Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang

Desa Mandiri Energi

  1. Desa Ujung Alang Kecamatan Kampung Laut Kabupaten Cilacap
  2. Desa Kotayasa Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas
  3. Desa Sukorejo Kecamatan Sambirejo Kabupaten Sragen

Pelaku Usaha Pertambangan Good Mining Practice Kategori Besar

  1. PT Semen Indonesia
  2. PT Solusi Bangun Indonesia
  3. PT Sinar Asia Fortuna
  4. PT Argawastu
  5. PT Indonesian Camcocrown Chemical Industry

Pelaku Usaha Pertambangan Good Mining Practice Kategori Kecil

  1. Sudarmanto
  2. Ir Sumargono MM
  3. Susanto (UD Bio)
  4. CV Manggala Putra Utama
  5. Sundiarjo Naswin

Tim Penilai Penghargaan Good Mining Practice

  1. Kepala Bagian Infrastruktur, Biro Infrastruktur dan Sumber Daya Alam Setda Provinsi Jawa Tengah, Ir Achmad Gunawan
  2. Inspektur Tambang Kementrian ESDM RI Penempatan Provinsi Jogjakarta, Edi Basuki ST
  3. Kepala Cabang Dinas ESDM Wilayah Serayu Tengah, Supriharjaniyanto ST MT
  4. Analis Pertambangan Bidang Mineral dan Batubara Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah, Haris Sri Purwoko ST
  5. Inspektur Tambang Kementrian ESDM RI Penempatan Provinsi Jawa Tengah, Ari Wibowo Setiaji ST
  6. Kepala Seksi Pengkajian dan Penanganan Dampak Lingkungan Hidup, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah, Drs Dite Suprobo M.Si
  7. Staf Pengajar Jurusan Teknik Pertambangan Fakultas Teknologi Mineral UPN Veteran Jogjakarta, Dr Ir Waterman Sulistyana MT

Sumber : Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah