Kibarkan Merah Putih di 4 Puncak Tertinggi di Dunia

Lebih Dekat dengan Mahapala Unnes

588
SUSURI MANGROVE : Bupati Demak HM Natsir dan Wabup Joko Sutanto menyusuri hutan mangrove Bedono. (WAHIB PRIBADI@JAWA POS RADAR SEMARANG.COM)
SUSURI MANGROVE : Bupati Demak HM Natsir dan Wabup Joko Sutanto menyusuri hutan mangrove Bedono. (WAHIB PRIBADI@JAWA POS RADAR SEMARANG.COM)

Organisasi Mahasiswa Pecinta Alam (Mahapala Universitas Negeri Semarang (Unnes) pernah mengibarkan merah putih di empat dari tujuh puncak tertinggi di dunia. Bahkan, Mahapala menjadi ujung tombak dalam pelestarian lingkungan untuk mewujudkan Unnes sebagai kampus konservasi.Seperti apa?

FIRAS DALIL

KIPRAH Mahapala Unnes, tak perlu diragukan lagi. Organisasi yang mewadahi minat mahasiswa di bidang kepetualangan dan kepencitaalaman ini, meski militan namun mengedepankan asas kekeluargaan. Bisa dibilang, keanggotaannya bersifat seumur hidup.

“Namun, seluruh anggota wajib menguasai dasar–dasar dari delapan divisi Mahapala Unnes. Sedangkan pendalamannya, para anggota dibebaskan fokus pada salah satu divisi,”  kata Faris Wicaksono, ketua Mahapala Unnes yang baru dilantik akhir 2016 lalu.

Di antaranya, ada Divisi Mountaineering atau Divisi Gunung Hutan. Divisi ini identik dengan pecinta alam sesuai dengan yang dibayangkan oleh orang awam, yakni fokus pada teknik pendakian gunung sesuai dengan standar pelaksanaannya.

Kedua, Divisi Navigasi Darat (Navrat). Yakni, tentang bagaimana membaca peta yang menunjang, tidak hanya dalam pendakian gunung, namun semua kegiatan outdoor.

Ketiga, Divisi Search and Rescue (SAR). Dalam kegiatannya, kerap bekerja sama dengan instansi terkait seperti BPBD dan Basarnas, untuk penyelamatan korban apabila terjadi kecelakaan saat kegiatan outdoor.

Keempat, Divisi Lingkungan yang memfokuskan kegiatan konservasi alam untuk mewujudkan kepedulian terhadap lingkungan, sekaligus menepis anggapan bahwa kegiatan Mahapala hanya keluyuran.

Kelima, Divisi Caving atau susur goa. Divisi ini mengajak para anggota Mahapala menelurusi keindahan perut bumi. Teknik penelusuran diajarkan sesuai dengan standar operasional dan keselamatan. Keenam, Divisi Diving atau penyelaman. Ketujuh, Divisi Rafting atau menyusuri sungai menggunakan perahu karet atau kayak. Kedelapan Divisi Rock Climbing atau panjat tebing.

“Namun, seluruh anggota wajib menguasai dasar–dasar dari delapan divisi Mahapala Unnes. Sedangkan pendalamannya, para anggota dibebaskan fokus pada salah satu divisi,”

Mahapala menargetkan pendakian di tujuh puncak tertinggi di dunia, salah satunya terdapat di Indonesia yakni Carztenz Pyramid. Sebelumnya, Mahapala Unnes pernah mencapai puncak Gunung Kilimanjaro, Tanzania, Afrika, sebagai pembukaan dari rangkaian ekspedisi pada 2009 silam.