RADARSEMARANG.ID, PEKALONGAN -
Kecelakaan parah terjadi di jalan lingkar Alas Roban atau jalur beton Desa Sentul Gringsing Rabu kemarin (20/9/2023) sekira pukul 07.30. Truk elf tanpa muatan menabrak truk bermuatan cat. Akibat kejadian ini, puluhan kaleng cat berserakan sehingga arus lalulintas dan sempat terhenti.
“Pengemudi truk elf mengaku remnya tidak berfungsi, sehingga terjadi kecelakaan,” kata petugas Satlantas dari Pos Luwes Bripka Minto kepada Jawa Pos Radar Semarang.
Dari keterangan sopir truk box Elf nopol B 9972 TXV, Yunus, 62, kendaraan yang dikemudikan melaju dari arah barat dengan kecepatan sedang. Sesampainya di jalur beton ruas Sesa Sentul tiba-tiba rem tidak berfungsi. Kontur jalan yang menurun menyebabkan laju truk semakin kencang dan tidak terkendali.
Apalagi truk sedang tidak membawa muatan sehingga lajunya lebih ringan. Karena panik, Yunus yang warga Bekasi ini akhirnya menabrak truk D 8657 DC bermuatan cat yang dikemudikan Yadi yang tepat di depannya.
Akibatnya, truk Yadi terbalik dan ratusan kaleng cat berbagai ukuran berceceran di jalan. Truk B 9982 TXV mengalami kerusakan kabin dan terus melaju sekitar 200 meter, sampai berhenti dengan sendirinya. Beruntung pada saat kejadian, arus lalu lintas sedang sepi sehingga kecelakaan yang lebih fatal bisa dihindari.
Sabib, saksi mata di tempat kejadian menyebutkan, kondisi Yadi mengalami patah tulang kaki kiri dan luka di beberapa bagian tubuh karena terjepit. “Saya tadi melihat sopir truk cat terjepit, langsung dibantu warga untuk evakuasi,” serunya.
Beruntung Yunus, pengemudi truk B 9982 TXV hanya luka ringan. Akan tetapi, kernetnya mengalami luka terbuka parah di kaki kanan, karena bagian kiri truk elf yang menabrak truk cat. Ketiga korban segera dibawa ke RSI Weleri. Kejadian ini sempat menyebabkan arus lalu lintas dari arah barat tersendat karena truk beserta muatan cat tumpah menutup separuh jalan.
Anggota Satlantas dibantu warga membersihkan tumpahan cat dan kaleng-kaleng cat yang berserakan. Karena licin, beberapa warga yang menyaksikan kejadian tersebut sempat ada yang terjatuh dan badannya berlumur cat. “Tadi saya terpeleset karena kurang hati-hati. Sempat malu, jatuh dilihatin banyak orang,” seru Febriansyah. (han/ida)
Editor : Ida Nor Layla