RADARSEMARANG.ID, Semarang - Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) membangun kerjasama dengan perusahaan asal Korea Selatan.
Kerjasama ini dilakukan untuk membangun klaster technopark di area kawasan. Perusahaan itu adalah Chungbuk Technopark.
Direktur Utama PT KITB Ngurah Wirawan menjelaskan, penandatanganan MoU dilaksanakan di Gedung Gradika Bhakti Praja Kamis (6/7). Kegiatan berbarengan dengan perayaan 19 tahun kerja sama sebagai sister province.
Yaitu antara Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Chungcheongbuk-do. Penandatanganan ini dilakukan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen dan Gubernur Chungcheongbuk-do Kim Young Hwan.
Chungbuk Technopark merupakan NGO di Korea Selatan. Mereka berperan penting untuk mendukung program bisnis UMKM.
Mereka juga fokus melakukan pengembangan industri Chungbuk dengan melakukan kerja sama dan kolaborasi antar industri.
"Kerjasama ini diperuntukkan untuk ilmu pengetahuan dan teknologi antara KITB dengan Chungbuk Technopark atas dasar kesetaraan dan saling menguntungkan," ujarnya.
Kerjasama ini mencakup penyelenggaran konferensi, seminar, lokakarya tentang peran inovasi, starup, dan kewirausahaan. Serta melakukan kolaborasi dalam internasionalisasi program masing-masing pihak.
Kim Young Hwan mengatakan, klaster technopark nantinya akan berinvestasi untuk motor ataupun baterai. Pemerintahan Chungheongbuk-do akan membantu dan memulai investasinya di KITB.
Chungheongbuk-do merupakan provinsi yang tidak memiliki laut dan berada ditengah Korea Selatan. Berbeda dengan Jawa Tengah yang memiliki laut besar dan sumber alam melimpah. Atas dasar itu mereka tertarik berinvestasi.
Chungbuk Technopark juga berupaya meningkatkan industri IT, Kesehatan, suku cadang mesin transportasi, industri energi baru, dan barang konsumen premium. (yan/ton)
Editor : Agus AP