Lani menjelaskan, tahun ini akan melanjutkan pembangunan gedung yang telah mangkrak tersebut. Pemkab telah mengalokasikan anggaran Rp 800 juta.
"Tadi kita lihat ada beberapa ruangan atau bangunan yang tidak terpakai. Tahun ini juga ada alokasi untuk pembangunan. Akan dikerjakan 2023 dan 2024. Yang mangkrak-mangkrak ada ruang guru, kelas, dan perpustakaan," terangnya.
Bangunan itu terlihat seperti mangkrak karena sudah lama tidak bisa digunakan. Atap sudah dibongkar dan lantai sudah tidak ada. Bangunan masih dalam tahap renovasi, namun belum ada penganggaran lagi.
Selain SMPN 1 Gringsing, Pj Bupati juga mengunjungi SMPN 2 Subah, dan SMPN 2 Limpung. Ia menyebutkan jika ujian akhir jenjang tahun ini diikuti 7.321 siswa SMP negeri dan swasta. Asesmen yang diikuti oleh siswa kelas 9 ini akan dilaksanakan 8 Mei hingga 13 Mei 2023.
Pada pelaksanaan hari pertama, Lani turut memberikan semangat dan motivasi para pelajar secara langsung.
"ASAJ untuk jenjang SMP ini diikuti 71 SMP di Batang. Yakni 51 SMP negeri dan 20 SMP swasta. Di hari pertama ini secara keseluruhan Asesmen ini sama dengan ujian sekolah, tetapi hanya berganti nama saja," ujarnya.
Hasil peninjauannya, pada pelaksanaan ASAJ hari pertama belum ada kendala. Sarana dan prasarana pendukung sudah dipenuhi. Sementara penentuan kelulusan diserahkan ke sekolah masing-masing.
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang, Bambang Suryantoro menambahkan, ASAJ ini
secara umum sama dengan ujian sekolah. Hanya saja disesuaikan dengan Implementasi Kurikulum Merdeka.
"ASAJ secara tertulis jenjang SMP ini akan digelar selama enam hari dengan 12 mata pelajaran yang diujikan," tandasnya. (yan/zal) Editor : Agus AP