Kebakaran melanda empat bangunan di area bawah. Api pertama kali terlihat di bangunan 1, kemudian dengan cepat menjalar ke bangunan lain.
Banyaknya material yang mudah terbakar dan ada simpanan oli membuat api dengan cepat berkobar tanpa bisa dicegah.
Saat api sudah membara, terdengar ledakan-ledakan keras dari dalam. Bahkan sekitar pukul 10.05 WIB, satu ledakan keras membuat tanah bergetar dan atap terangkat.
Meskipun tidak sampai fatal, tapi ledakan tersebut cukup membuat panik orang di sekitar.
Kapolsek Limpung AKP Prisandi Tiar menyatakan kebakaran terjadi sejak pukul 7.30 WIB.
"Kebakaran diduga berasal dari hubungan arus pendek. Tapi untuk jelasnya nanti menunggu tim labfor'," tegas Kapolsek.
Tujuh mobil kebakaran dikerahkan. Kendaraan pemadam itu berasal dari Batang, Limpung, dan Weleri. Tim yang datang bahu membahu berjibaku melawan api.
Pasukan Damkar terkendala banyaknya material. Terutama lembaran kayu tipis bahan kayu lapis yang mudah menyala sehingga sulit dinetralisir.
Sampai tengah hari, Damkar belum bisa memadamkan api. Dilihat dari ketinggian, atap bangunan 1, 2 dan 3 sudah melengkung sementara api terus merembet ke bangunan 4.
Pihak perusahaan menyatakan saat terjadi kebakaran tidak ada aktivitas pekerjaan, karena karyawan masih libur. Kerugian belum bisa ditaksir. (yan/ap) Editor : Agus AP