Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Akses Sulit, SMPN 4 Bawang Rintis Sekolah Berbasis Asrama

Agus AP • Sabtu, 15 Oktober 2022 | 19:40 WIB
NYANTRI: Suasana pembelajaran di SMPN 4 Bawang yang menerapkan sistem boarding school. (IST)
NYANTRI: Suasana pembelajaran di SMPN 4 Bawang yang menerapkan sistem boarding school. (IST)
RADARSEMARANG.ID, BATANG – SMPN 4 Bawang merintis sekolah berbasis asrama atau boarding school. Keputusan itu diambil mengingat sulitnya akses menuju lokasi. Kondisi jalan masih bebatuan dengan medan pegunungan, karena lokasinya di lereng Gunung Prau.

Kepala Bidang Pembinaan SMP, Disdikbud Batang Sumanto menyampaikan, medan yang cukup sulit membuat orang tua khawatir akan keselamatan anak-anaknya. Terlebih jika cuaca sedang hujan lebat, rawan terjadi longsor. Sebagian warga Desa Pranten, Kecamatan Bawang yang ada di Dukuh Rejosari bahkan harus memutar ke Banjarnegara sebelum sampai SMPN 4 Bawang.

“Maka kepala sekolah berinisiatif untuk mengasramakan anak. Setelah kegiatan belajar mengajar (KBM) selesai, dilanjutkan dengan pelajaran agama,” kata Sumanto.

Ia memastikan, SMPN 4 Bawang merupakan satu-satu SMP Negeri di Kabupaten Batang yang memiliki pondok pesantren. Biaya pendidikan dan hidup seluruh siswanya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Batang. Tahun ini anggaran yang digelontorkan mencapai Rp 500 juta.

“Kami juga melibatkan rekan sebaya mereka untuk menjadi agen Roots yang menjadi pengawas, sehingga meminimalkan terjadi pelecehan seksual maupun perundungan,” ujarnya.

Ia menerangkan, program Roots di Kabupaten Batang dilaksanakan pada empat institusi pendidikan. SMPN 4 Bawang, SMP Rafirna Tersono, SMP Subhana Subah dan SMP Al Minhaj Bandar.

Kepala SMPN 4 Bawang Mulud Sugito mengatakan, di dalam asrama para siswa juga memperoleh pendidikan agama setara pondok pesantren. Jam belajar dimulai pukul 14.00 – 17.00 WIB pembelajaran klasikal dan pukul 18.30 – 20.30 WIB diintensifkan pada kajian kitab dan ilmu-ilmu lainnya.

“Selama berada di asrama, akan memperoleh materi seputar akhlak, fikih, ilmu hadis, Kitab Kuning, bahasa Arab dan tajwid,” ujarnya. (yan/zal) Editor : Agus AP
#Boarding School #SMPN 4 Bawang #Rintis Sekolah Berbasis Asrama #Akses Sulit